Indonesia Harus Kembangkan Vaksin Covid-19 agar Tidak Tergantung Negara Lain
Jum'at, 06 November 2020 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
"Yang perlu diperhatikan adalah safety atau keamanan. Vaksin jangan sampai memiliki efek berbahaya (bagi tubuh). Kedua, efektif untuk membangkitkan kekebalan tubuh,” tegas lulusan Universitas Indonesia itu.
Meski ada vaksin dari luar negeri, pengembangan di dalam negeri tetap dibutuhkan. Sebab, jumlah penduduk Indonesia sangat banyak, sekitar 260 juta. Jika satu vaksin harus dua kali suntik dan untuk mencapai kekebalan massal dibutuhkan 2/3 penduduk divaksin, itu artinya Indonesia memerlukan 360 juta dosis.
(Baca juga: DPR Dukung Komitmen Erick Thohir Prioritaskan Vaksin Merah Putih ).
Tentu Indonesia tidak bisa bergantung terus-menerus pada negara lain. "Kalau sudah banyak dan bergantung dari luar, kita akan dalam posisi kepepet. Butuh banyak vaksin dan harus membeli. Kalau kepepet, harganya mahal, penjualnya mengatakan anda butuh, harganya sekian," pungkasnya.
Meski ada vaksin dari luar negeri, pengembangan di dalam negeri tetap dibutuhkan. Sebab, jumlah penduduk Indonesia sangat banyak, sekitar 260 juta. Jika satu vaksin harus dua kali suntik dan untuk mencapai kekebalan massal dibutuhkan 2/3 penduduk divaksin, itu artinya Indonesia memerlukan 360 juta dosis.
(Baca juga: DPR Dukung Komitmen Erick Thohir Prioritaskan Vaksin Merah Putih ).
Tentu Indonesia tidak bisa bergantung terus-menerus pada negara lain. "Kalau sudah banyak dan bergantung dari luar, kita akan dalam posisi kepepet. Butuh banyak vaksin dan harus membeli. Kalau kepepet, harganya mahal, penjualnya mengatakan anda butuh, harganya sekian," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :