Indonesia Harus Terus Dorong Penyelesaian Damai Sengketa Laut China Selatan
Kamis, 05 November 2020 - 10:09 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan itu diduga bagian psy war kepada China dan usaha menarik kedekatan Indonesia dari negara pimpin Xi Jinping itu. Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sukamta mengatakan sikap Indonesia dalam sengketa di Laut China Selatan jelas, tidak akan masuk ke dalam wilayah konflik.
(Baca: Hasil Pilpres AS terhadap Tidak Terlalu Berpengaruh Buat Indonesia)
“Sikap Indonesia konsisten berdasarkan ketetapan dalam konvensi hukum kelautan PBB (Unclos) 1982. Saya kira ini sikap paling pas sehingga Indonesia tetap bisa menjaga hubungan baik dengan semua pihak,” ujarnya.
Sukmawani menerangkan Indonesia secara konsisten aktif mendorong untuk adanya solusi damai atas konflik di Laut China Selatan. Dosen Universitas Bina Nusantara (Binus) itu menjelaskan posisi ASEAN dalam sengketa ini semestinya diselesaikan antara pihak yang bersengketa.
Dalam beberapa tahun terakhir, China cukup agresif di Laut China Selatan, termasuk perairan Natuna Utara. “Indonesia perlu lebih memperkuat posisinya terkait perairan Natuna sembari tetap mendorong agar sengketa dapat diselesaikan dengan damai,” pungkasnya.
(Baca: Hasil Pilpres AS terhadap Tidak Terlalu Berpengaruh Buat Indonesia)
“Sikap Indonesia konsisten berdasarkan ketetapan dalam konvensi hukum kelautan PBB (Unclos) 1982. Saya kira ini sikap paling pas sehingga Indonesia tetap bisa menjaga hubungan baik dengan semua pihak,” ujarnya.
Sukmawani menerangkan Indonesia secara konsisten aktif mendorong untuk adanya solusi damai atas konflik di Laut China Selatan. Dosen Universitas Bina Nusantara (Binus) itu menjelaskan posisi ASEAN dalam sengketa ini semestinya diselesaikan antara pihak yang bersengketa.
Dalam beberapa tahun terakhir, China cukup agresif di Laut China Selatan, termasuk perairan Natuna Utara. “Indonesia perlu lebih memperkuat posisinya terkait perairan Natuna sembari tetap mendorong agar sengketa dapat diselesaikan dengan damai,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :