PDIP Ingin Ada Pendampingan Lanjutan di Program Kartu Prakerja

Kamis, 05 November 2020 - 06:21 WIB
loading...
PDIP Ingin Ada Pendampingan...
Dewan Perwakilan Rakyat menilai baik program Kartu Prakerja yang telah menjangkau 5,6 juta orang. Namun, pemerintah tetap harus melakukan pembenahan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai baik program Kartu Prakerja yang telah menjangkau 5,6 juta orang. Namun, anggota Komisi IX Muchamad Nabil Haroen mengatakan, pemerintah tetap harus melakukan pembenahan.

(Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Terapkan Rekayasa Perawatan)

"Tentu saja, dari sisi serapan peserta sudah bagus, terkait dengan animo tinggi dalam mengikuti program ini. Faktor pandemi juga berdampak dengan banyaknya peserta yang ingin mengikuti dan menambah skill," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Rabu (4/11/2020).

(Baca juga: Nama Burhanudin dan Hatta Ali Kembali Disebut di Sidang Andi Irfan Jaya)

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan catatan kritis tentang adanya kasus penerima program ini yang tidak tepat sasaran dan program lanjutan dari pelatihan. Pemerintah saat ini menghadapi bertambah jumlah pengangguran karena banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Pandemi Covid-19 membuat para pengusaha dan orang-orang yang sedang merintis usaha dalam situasi sulit. "Maka, harus ada follow up dari program-program pelatihan. Misalnya, dengan pendampingan intensif agar mereka mandiri dan mendapatkan akses pekerjaan maupun permodalan," tuturnya.

Para peserta program Kartu Prakerja banyak mengambil pelatihan di bidang manajemen, keuangan, dan teknologi informasi (TI). Di tengah situasi seperti ini, setiap orang bisa meningkatkan kemampuan masing-masing sesuai target yang diinginkan di masa depan.

"Skill-skill di bidang teknologi, Bahasa, dan kemampuan teknis, semisal memasak, teknisi, dan sebagainya, memang menjadi kemampuan penting. Mereka yang mampu mengkomunikasikan skill personal dengan customer dan pasar, akan menemukan celah untuk pekerjaan," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
PDIP Soroti Perlindungan...
PDIP Soroti Perlindungan Hukum Pihak Ketiga dalam RUU Perampasan Aset
Hasto Ingatkan Komitmen...
Hasto Ingatkan Komitmen Partai ke Kader: Kemanusiaan Jauh di Atas Politik Elektoral
Momen Megawati Rayakan...
Momen Megawati Rayakan Ultah ke-79 Bareng Keluarga dan Sahabat di Istana Batu Tulis
Hari Kedua Rakernas...
Hari Kedua Rakernas PDIP, Megawati Bakal Beri Pandangan ke Kader secara Tertutup
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Banteng Muda Indonesia...
Banteng Muda Indonesia Galang Dana Bantu Korban Banjir Bali dan NTT
Begini Cara BMI Perkenalkan...
Begini Cara BMI Perkenalkan Sosok Presiden ke-1 RI Soekarno kepada Generasi Muda
Rekomendasi
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Berita Terkini
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved