TNI Dianiaya, DPR Ingatkan Pengendara Moge Tak Arogan di Jalan Raya
Minggu, 01 November 2020 - 21:31 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, viral di media sosial bahwa dua anggota TNI AD Kodim 0304/Agam yakni Serda Mistari dan Serda Yusuf menjadi korban penganiayaan di Simpang Tarok Kel. Tarok Dipo Kec. Guguk Panjang Kota Bukittinggi, Jumat (30/10) sekitar pukul 16.40.
Informasi yang diperoleh, kronologis kejadian berawal saat korban Serda Mistari dan Serda Yusuf berboncengan menggunakan sepeda motor matic melintas di lokasi kejadian. Dari kejauhan terdengar suara sirene sehingga Serda Yusuf meminggirkan kendaraannya dan memberikan jalan kepada mobil Patwal Polres Bukittinggi dan diiringi oleh rombongan motor Harley Davidson.
Kemudian Serda Yusuf melanjutkan perjalanan menuju Makodim, namun dari belakang datang rombongan motor Harley Davidson yang terpisah dari rombongan dan menggeber motornya, sehingga Serda Yusuf terkejut dan hampir jatuh.
Karena kejadian itu, Serda Yusuf mengejar dan memberhentikan motor Harley Davidson tersebut, setelah berhenti rombongan Motor Harley Davidson langsung mengejar Serda Yusuf dan mengeroyok korban. Saat dipukuli, Serda Yusuf dan Serda Mistari sudah menyampaikan bahwa mereka adalah Anggota TNI, namun tidak didengar dan diancam akan ditembak.
Setelah dilerai masyarakat, rombongan motor Harley Davidson melanjutkan perjalanan menuju Novotel Kota Bukittinggi, sedangkan Serda Yusuf dan Serda Mistari melaporkan kejadian tersebut kepada Perwira Piket Kodim 0304/Agam.
Informasi yang diperoleh, kronologis kejadian berawal saat korban Serda Mistari dan Serda Yusuf berboncengan menggunakan sepeda motor matic melintas di lokasi kejadian. Dari kejauhan terdengar suara sirene sehingga Serda Yusuf meminggirkan kendaraannya dan memberikan jalan kepada mobil Patwal Polres Bukittinggi dan diiringi oleh rombongan motor Harley Davidson.
Kemudian Serda Yusuf melanjutkan perjalanan menuju Makodim, namun dari belakang datang rombongan motor Harley Davidson yang terpisah dari rombongan dan menggeber motornya, sehingga Serda Yusuf terkejut dan hampir jatuh.
Karena kejadian itu, Serda Yusuf mengejar dan memberhentikan motor Harley Davidson tersebut, setelah berhenti rombongan Motor Harley Davidson langsung mengejar Serda Yusuf dan mengeroyok korban. Saat dipukuli, Serda Yusuf dan Serda Mistari sudah menyampaikan bahwa mereka adalah Anggota TNI, namun tidak didengar dan diancam akan ditembak.
Setelah dilerai masyarakat, rombongan motor Harley Davidson melanjutkan perjalanan menuju Novotel Kota Bukittinggi, sedangkan Serda Yusuf dan Serda Mistari melaporkan kejadian tersebut kepada Perwira Piket Kodim 0304/Agam.
(maf)
Lihat Juga :