Fahri Hamzah Sebut Generasi Milenial Kehilangan Teladan Para Elite Politik

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 13:44 WIB
loading...
A A A
"Tapi politisi tidak boleh menanyakan apa yang mereka lakukan, sebab mereka akan bertanya balik, apa yang kalian contohkan kepada kami? Apakah kita sudah berbuat cukup untuk menjelaskan kepada mereka kaum milenial tentang mimpi bersama, beginilah kita harus melangkah ke depan," tegas Fahri.

Dengan demikian, Fahri menambahkan, kalau para pemimpin dan politisi juga mengalami disorientasi dan kegalauan, maka tentu kegalauan itu akan lebih masif dampaknya ke bawah. Faktanya hari ini, kaum milenial tidak mau mendengar siapapun sekarang, mereka lebih mendengar gawai mereka dan memilih siapa pun yang mereka mau dengar lewat gawai dan sosial media (sosmed). Sebagian mendengar orang-orang yang produktif dan positif, sebagian lagi mendengar orang-orang yang negatif dan destruktif.

"Sekali lagi, kesalahan kita karena para elite tidak mendominasi cuaca kehidupan kita dengan akternatif yang baik. Politik ini kita selenggarakan agar orang itu punya alternatif pilihan yang baik. Kekuasaan itu diselenggarakan adalah agar kaum milenial memiliki alternatif yang baik untuk menyongsong masa depan mereka," tegas mantan politikus PKS. (Baca juga: Tak Sekadar Jabatan, Anak Muda di Lingkaran Kekuasaan Harus Punya Karya)

"Bukan kemudian alternatif yang kosong atau bahkan yang berkembang adalah alternatif yang negatif. Jadi kalau harus disalahkan, salahilah pemimpin dan pemimpin akan bertanggung jawab terhadap keadaan rakyatnya, keadaan bangsanya. Ini instrospeksi bagi kita semua, terutama yang senior," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Rekomendasi
Sarwendah Hadiri Sidang...
Sarwendah Hadiri Sidang Hak Asuh Anak, Ungkap Tekad Selalu Menjaga dan Membahagiakan Anak
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Berita Terkini
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Bentuk Tim Penyidik...
Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Kejagung: 9 Penyidik, Mayoritas Jaksa Alumni KPK
Terbitkan 3 Sprindik...
Terbitkan 3 Sprindik Baru, Kejaksaan Sebut Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Saksi
Penanganan Perkara Febri...
Penanganan Perkara Febri Adriansyah Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Infografis
Menunggu Bukti Nyata...
Menunggu Bukti Nyata dari Para Pemimpin Milenial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved