Relawan Tak Etis Intervensi Presiden Jokowi untuk Urusan Kabinet

Senin, 26 Oktober 2020 - 19:35 WIB
loading...
Relawan Tak Etis Intervensi...
Sejumlah relawan Jokowi semasa pilpres mendesak sang presiden untuk merombak kabinet dengan dalih demi memompa kinerja pemerintahan. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Relawan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin tidak semestinya mengintervensi urusan kabinet Indonesia Maju. Sebab urusan reshuffle kabinet sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan wewenang presiden.

"Siapapun kita termasuk para relawan sejatinya tak perlu cawe-cawe dan mengintervensi presiden terkait reshuffle kabinet," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Senin (26/10/2020).

Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer (Noel) sebelumnya mengungkapkan telah merekomendasikan lebih dari lima menteri untuk segera diganti alias direshuffle. Satu dari sejumlah nama yang masuk daftar layak reshuffle itu berinisial P, yang dianggapnya hanya berbisnis dan berpolitik.

"Biar saja Jokowi yang atur reshuffle. Dan relawan mengawal saja. Jokowi punya perangkat untuk bisa menilai menterinya, mana yang baik dan mana yang tidak. Mana yang layak diganti dan mana yang tidak," kata Ujang.

(Baca: Relawan Jokowi: Menteri yang Orientasinya 2024 Sebaiknya Dicopot)

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini juga menyarankan relawan Jokowi Mania untuk membeberkan siapa menteri inisial P dimaksud. "Buka saja. Tak ada masalah. Biar rakyat tahu. Siapapun menteri yang dituduh itu," ungkap Ujang.

Penilaian yang sama dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Kawendra Lukistian. Relawan tidak boleh melanggar batas dengan mendikte presiden soal kabinet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Rekomendasi
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved