KPU Persilakan Bawaslu Tindak Pelanggaran Protokol Covid-19 di Pilkada
Senin, 26 Oktober 2020 - 13:57 WIB
loading...
Komisioner KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mempersilakan Bawaslu untuk menindak pelanggaran protokol Covid-19 di masa kampanye Pilkada 2020. Foto/inews.id
A
A
A
JAKARTA - Masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 mulai memunculkan persoalan, salah satunya, pelanggaran protokol Covid-19 . Gaya kampanye pasangan calon (paslon) masih seperti situasi normal.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan pandemi Covid-19 menjadi ancaman utama untuk pertemuan-pertemuan tatap muka, terutama yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Namun perubahan paradigma kampanye dari tatap muka ke daring ini membutuhkan proses.
“Dibutuhkan (perubahan) cara pandang dari kampanye dengan karakter pengumpulan di masa normal ke kampanye digital. Menurut saya, harus betul-betul dikomunikasikan dan dikoordinasikan untuk meyakinkan berbagai pihak,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Minggu malam (25/10/2020).
(Baca: Pelanggaran Protokol Covid-19 Marak, MPR Minta KPU-Bawaslu Lebih Tegas)
Dewa menerangkan ada kebiasaan di masyarakat Indonesia yang gemar silaturahmi, menghormati yang lebih tua, dan ketika bertemu salaman. Itu semua sebagai bentuk persaudaraan dan hormat.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan pandemi Covid-19 menjadi ancaman utama untuk pertemuan-pertemuan tatap muka, terutama yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Namun perubahan paradigma kampanye dari tatap muka ke daring ini membutuhkan proses.
“Dibutuhkan (perubahan) cara pandang dari kampanye dengan karakter pengumpulan di masa normal ke kampanye digital. Menurut saya, harus betul-betul dikomunikasikan dan dikoordinasikan untuk meyakinkan berbagai pihak,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Minggu malam (25/10/2020).
(Baca: Pelanggaran Protokol Covid-19 Marak, MPR Minta KPU-Bawaslu Lebih Tegas)
Dewa menerangkan ada kebiasaan di masyarakat Indonesia yang gemar silaturahmi, menghormati yang lebih tua, dan ketika bertemu salaman. Itu semua sebagai bentuk persaudaraan dan hormat.
Lihat Juga :