PDIP Akui Terjadi Resesi Demokrasi di ASEAN

Senin, 26 Oktober 2020 - 06:36 WIB
loading...
PDIP Akui Terjadi Resesi...
Rilis survei Indikator Politik Indonesia yang bertajuk Politik, Demokrasi dan Pilkada di Era Pandemi memotret kebebasan berdemokrasi semakin tak demokratis. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Rilis survei Indikator Politik Indonesia yang bertajuk "Politik, Demokrasi dan Pilkada di Era Pandemi" memotret bahwa, kebebasan berdemokrasi di Indonesia semakin tidak demokratis di era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang memasuki periode kedua ini.

(Baca juga: Masyarakat Semakin Takut Menyatakan Pendapat dan Berunjuk Rasa)

Menanggapi hal itu, Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan, akan lebih adil jika dilakukan perbandingan terkait kebebasan demokrasi. Karena, posisinya saat ini dirinya sebagai Board Member ASEAN Parliamentarian for Human Rights (APHR), sehingga ia bisa melihat dari situasi di ASEAN.

(Baca juga: Perjuangan Jadi Mahasiswa: Jangan Pikirkan Hasil Terburuk!)

"Apa yang disebut dengan resesi demokrasi itu memang benar terjadi. Tapi ternyata Indonesia is not as bad as others gitu ya, terutama ketika Kamboja tiba-tiba membatalkan pemilu, dan bahkan membubarkan oposisi," kata Eva secara daring, Minggu (25/10/2020).

"Sehingga kita fokus advokasi untuk membela empi-empi dan juga parpol yang tiba-tiba ditutup karena menang itu. Demikian juga di Myanmar dan seterusnya. Jadi, ya memang terjadi kemunduran ataupun tidak sebebas dulu dalam melakukan ekspresi individu ya," tambahnya.

Tapi, sambung Eva, jangan lupa juga bahwa saat ini dunia sedang dilanda pandemi Covid-19 dan ini merupakan faktor yang signifikan dan kemudian berdampak juga kepada bagaimana orang berpersepsi, khususnya tentang beberapa pertanyaaan terkait dengan pandemi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Kebakaran di Dekat Pasar...
Kebakaran di Dekat Pasar Kebayoran Lama, 185 Personel Damkar Dikerahkan
60 Negara Resmi Kena...
60 Negara Resmi Kena Tarif Impor Baru Trump, Ini Dampaknya ke Dompet Warga AS
Buat Jakarta Lebih Adem,...
Buat Jakarta Lebih Adem, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca saat Kemarau Panjang
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
Timnas Indonesia vs...
Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Target Garuda Start Sempurna
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved