DPR Minta Kemlu Gali Data Lengkap soal WNI Dibuang ke Laut

Kamis, 07 Mei 2020 - 23:31 WIB
loading...
DPR Minta Kemlu Gali...
Anggota Komisi I DPR Hillary Brigitta Lasut. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk menggali data selengkap-lengkapnya mengenai adanya dugaan warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal di kapal milik perusahaan berbendera China yang jasadnya dibuang di laut lepas.

Anggota Komisi I DPR Hillary Brigitta Lasut mengatakan, masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas apa yang sudah didiskusikan oleh Kemlu dan Duta Besar China.

"Katanya mereka sudah melakukan sesuai aturan International Labor Organization untuk memakamkan di laut karena jauh dari daratan, ini sangat disayangkan kalau Kemlu tak bisa memastikan adanya perbudaan oleh kapal luar negeri terhadap WNI kita," ujar Hillary dalam Bincang Sore Live IG SINDOnews, Kamis (7/5/2020).

Menurut Hillary, Kemlu harus menggali informasi yang sejelas-jelasnya dulu sehingga tidak melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan fakta, dan tidak memberikan penilaian yang tidak sesuai dengan realita. (Baca juga: Video: WNI Kerja Bak Budak di Kapal China, Meninggal Dibuang di Laut )

"Jadi kita minta dulu data selengkap-lengkapnya, sedetail-detailnya apa yang terjadi karena menurut WNI lain di kapal tersebut kan katanya ada beberapa yang meninggal di masa lampau, ini harus dipastikan," papar politikus Partai Nasdem ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Rekomendasi
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Penglihatan Kabur Belum...
Penglihatan Kabur Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi Retinopati Diabetik
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved