Kalahkan Corona Pakai Vaksin, Indonesia Jalin Komunikasi dengan Produsen

loading...
Kalahkan Corona Pakai Vaksin, Indonesia Jalin Komunikasi dengan Produsen
Foto: dok/Reuters
A+ A-
JAKARTA - Virus Covid-19 masih melanda dunia, ketersediaan vaksin menjadi hal yang sangat penting demi memutus rantai penyebaran virus. Hingga kini tercatat ada 39 kandidat vaksin di seluruh dunia dengan perkembangan pengujian yang berbeda.



Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Achmad Yurianto mengatakan bahwa saat ini pemerintah Indonesia telah menjalin komunikasi secara intens dengan sejumlah produsen vaksin Covid-19 di 3 negara, yakni China, Inggris, dan Swiss.

Kalahkan Corona Pakai Vaksin, Indonesia Jalin Komunikasi dengan Produsen




"Kemenkes bersama Kemen BUMN, Kemenko Manivest, Kemenag, BPOM, MUI, dan Biofarma bertemu beberapa produsen yang sudah selesai melakukan uji klinis fase 3 dan telah digunakan di negaranya. Tujuannya untuk mencari keamanan dan kehalalan bagi penduduk Indonesia," kata Yuri dalam temu media "Update Persiapan Vaksin Covid-19 di Indonesia" yang digelar secara daring dan luring oleh Kementerian Kesehatan. (Baca: Inilah Dosa yang Lebih Besar daripada Zina)

Hingga kini tercatat ada 39 kandidat vaksin di seluruh dunia dengan perkembangan pengujian yang berbeda. Di Indonesia, pemerintah telah mengidentifikasi dan menjajaki kerja sama dengan 4 produsen vaksin, yakni Sinovac, Sinopharm, dan CanSino dari Tiongkok, kemudian AstraZeneca dari Inggris. Dari keempat produsen tersebut, seluruhnya telah memberikan komitmen untuk mengirimkan vaksin Covid-19 bagi Indonesia.

Merujuk pada komitmen dari produsen tersebut, pemerintah mencatat sebanyak 9,1 juta vaksin akan tersedia hingga akhir 2020. Adapun kepastian mengenai waktu ketersediaannya, bergantung pada Emergency Use Authorization yang dikeluarkan oleh BPOM, serta rekomendasi kehalalan dari MUI dan Kemenag.



"Semuanya direncanakan selesai akhir Oktober, diharapkan awal November dapat kepastian terminologi manfaat dan akibat dari BPOM, serta keamanan dari aspek kehalalan dari Kemenag dan MUI," tutur Yuri.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top