KSAD dan Wakapolri Bertemu Dirut BPJS Kesehatan, Bahas Data Penerima Vaksin Covid-19
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 00:40 WIB
loading...
A
A
A
Sejalan dengan KSAD, Wakil Ketua II Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Komjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan, data dari BPJS Kesehatan akan menjadi basis data untuk penyusunan masyarakat prioritas yang akan mendapat vaksin.
![KSAD dan Wakapolri Bertemu Dirut BPJS Kesehatan, Bahas Data Penerima Vaksin Covid-19]()
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono bertemu dengan jajaran Direktur BPJS Kesehatan. Pertemuan terkait vaksinasi Covid-19. Foto/Istimewa
"Semakin cepat kita dapat data dari BPJS Kesehatan, maka semakin cepat dan baik pula kita susun data prioritas," kata Gatot.
(Baca juga: Pemerintah Diminta Fokus Kejar Target Vaksin Corona ).
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris akan memberikan dukungan data-data yang dibutuhkan oleh tim Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
"Ini bukan pertama kali juga kita share data dengan berbagai pihak, jadi ada protokol yang bisa kita sepakati bersama-sama. Sekali lagi ini suasana krisis, dan menurut saya ini penting dan Pak Presiden sudah instruksikan dalam waktu dekat sudah harus kelihatan skenarionya," ujar Fachmi.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono bertemu dengan jajaran Direktur BPJS Kesehatan. Pertemuan terkait vaksinasi Covid-19. Foto/Istimewa
"Semakin cepat kita dapat data dari BPJS Kesehatan, maka semakin cepat dan baik pula kita susun data prioritas," kata Gatot.
(Baca juga: Pemerintah Diminta Fokus Kejar Target Vaksin Corona ).
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris akan memberikan dukungan data-data yang dibutuhkan oleh tim Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
"Ini bukan pertama kali juga kita share data dengan berbagai pihak, jadi ada protokol yang bisa kita sepakati bersama-sama. Sekali lagi ini suasana krisis, dan menurut saya ini penting dan Pak Presiden sudah instruksikan dalam waktu dekat sudah harus kelihatan skenarionya," ujar Fachmi.
(zik)
Lihat Juga :