464 Napi Dibuang ke Nusakambangan, DPR Berharap Narkoba Berkurang

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 16:24 WIB
loading...
464 Napi Dibuang ke...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR mengapresiasi tindakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kememterian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang memindahkan narapidana (napi) kelas berat narkoba ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan yang masuk kategori super maksimum security.

"Dengan adanya pemindahan narapidana kasus narkoba ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan saya berharap dapat memutus mata rantai serta menekan angka penyebaran narkoba di Indonesia," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh kepada SINDOnews, Jumat (23/10/2020).

(Baca: Geger, 627 Narapidana Lapas Kerobokan Bali Reaktif COVID-19)

Politikus PAN ini mengapresiasi langkah yang diambil Dirjen Pas dengan memindahkan 464 narapadina ke LP Nusakambangan, karena mereka merupakan narapidana dengan vonis berat yakni penjara seumur hidup dan hukuman mati. "Karena tindakan tersebut adalah bentuk komitmen dari Kemenkumham untuk memberi efek jera serta memutus mata rantai bagi para gembong narkoba," ujar Pangeran.

Dengan demikian, Pangeran berharap ada kebijakan lain yang dilakukan Dirjen Pas dalam memutus peredaran narkoba di Lapas. Dan dengan pemindahan narapidana secara bertahap ini, peredaran narkoba di Indonesia bisa dapat semakin berkurang. "Karena mengingat akses komunikasi dari Nusakambangan yang sulit untuk dilakukan," pungkas Ketua DPP PAN ini.

(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembahasan RUU Perampasan...
Pembahasan RUU Perampasan Aset Digeber, Legislator PDIP: Segera Kita Rampungkan
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Ketua Komisi III DPR...
Ketua Komisi III DPR Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgent
RUU Perampasan Aset,...
RUU Perampasan Aset, Batas Kewenangan Aparat Penegak Hukum Jadi Poin Krusial
Sahroni: Komisi III...
Sahroni: Komisi III Awasi Langsung Penggeledahan Kasus Febrie sebagai Bentuk Transparansi Hukum
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
Kapoksi Komisi III Fraksi...
Kapoksi Komisi III Fraksi Gerindra Apresiasi BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Rekomendasi
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Berita Terkini
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Periksa Anggota BPK...
Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, KPK Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Pemkab Muara Enim
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved