Minimalisir Banjir di Samarinda, Ditjen SDA Revitalisasi Bendungan Lempake
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, dengan langkah-langkah tersebut banjir dapat diminimalisir baik dampak maupun kejadiannya. Mengingat banjir merupakan salah satu bencana yang tidak bisa dihilangkan sama sekali, hanya bisa diminimalisir saja.
Sejumlah hal yang menyebabkan banjir, diantaranya curah hujan yang tinggi. Dan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki curah hujan yang tinggi.
Banjir juga disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan oleh manusia. Dimana seiring berkembangnya pembangunan, jumlah penduduk di Indonesia semakin banyak pun demikian dengan aktivitas yang dilakukan oleh manusia.
Daya serap tanah yang terus berkurang akibat aktivitas manusia, menyebabkan tidak maksimalnya penyerapan air hujan ke tanah. Selain itu banjir bisa disebabkan oleh bagian hulu sungai sudah semakin gundul akibat penebangan pohon sembarangan.
Meningkatnya pertumbuhan penduduk juga meningkatkan kebutuhan rumah hunian atau sejumlah gedung. Akibatnya drainase semakin berkurang. Selain itu, hunian di bantaran sungai yang semakin marak, menyebabkan daerah-daerah yang dulunya menjadi tempat untuk air bisa meresap sebelum mengalir ke laut menjadi kurang yang akhirnya menyebabkan banjir di berbagai daerah, salah satunya Samarinda.
Sejumlah hal yang menyebabkan banjir, diantaranya curah hujan yang tinggi. Dan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki curah hujan yang tinggi.
Banjir juga disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan oleh manusia. Dimana seiring berkembangnya pembangunan, jumlah penduduk di Indonesia semakin banyak pun demikian dengan aktivitas yang dilakukan oleh manusia.
Daya serap tanah yang terus berkurang akibat aktivitas manusia, menyebabkan tidak maksimalnya penyerapan air hujan ke tanah. Selain itu banjir bisa disebabkan oleh bagian hulu sungai sudah semakin gundul akibat penebangan pohon sembarangan.
Meningkatnya pertumbuhan penduduk juga meningkatkan kebutuhan rumah hunian atau sejumlah gedung. Akibatnya drainase semakin berkurang. Selain itu, hunian di bantaran sungai yang semakin marak, menyebabkan daerah-daerah yang dulunya menjadi tempat untuk air bisa meresap sebelum mengalir ke laut menjadi kurang yang akhirnya menyebabkan banjir di berbagai daerah, salah satunya Samarinda.
(atk)
Lihat Juga :