Satgas Covid Ungkap Kecemasan Jokowi Jelang Libur Panjang
Kamis, 22 Oktober 2020 - 04:20 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan saat libur panjang.
Kewaspadaan penting agar tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 usai liburan. Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan tanggal 28 Oktober dan 30 Oktober sebagai cuti bersamaMaulid Nabi Muhammad SAW.
“Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh kehilangan kewaspadaan. Kehilangan kewaspadaan akan dapat dengan cepat membalikkan keadaan yang semula yang terkendali menjadi tidak terkendali,” tutur Doni dalam diskusi virtual Potensi Penyebaran Covid-19 Ketika Libur Panjang dari Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (21/10/2020).
“Kenapa demikian? Setelah kembali dari cuti atau libur panjang pada Agustus yang lalu, yang saya katakan peningkatan kasus maka kita mengalami hal yang sangat mengkhawatirkan,” lanjut Doni.(Baca juga: Libur Akhir Oktober, Menhub Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang Sebanyak 20% )
Peningkatan kasus Covid-19 pada saat periode libur panjang lalu juga menambah angka kematian para dokter. “Kami mencatat, mohon maaf angka kematian dokter pada periode akhir Juli dan Agustus serta September itu termasuk yang tertinggi selama 7 bulan terakhir. Jadi artinya apa? Ketika kasus-kasus positif itu meningkat pasien di rumah sakit bertambah maka secara paralel data yang kami terima, angka kematian dokter pun bertambah,” tuturnya.
Kewaspadaan penting agar tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 usai liburan. Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan tanggal 28 Oktober dan 30 Oktober sebagai cuti bersamaMaulid Nabi Muhammad SAW.
“Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh kehilangan kewaspadaan. Kehilangan kewaspadaan akan dapat dengan cepat membalikkan keadaan yang semula yang terkendali menjadi tidak terkendali,” tutur Doni dalam diskusi virtual Potensi Penyebaran Covid-19 Ketika Libur Panjang dari Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (21/10/2020).
“Kenapa demikian? Setelah kembali dari cuti atau libur panjang pada Agustus yang lalu, yang saya katakan peningkatan kasus maka kita mengalami hal yang sangat mengkhawatirkan,” lanjut Doni.(Baca juga: Libur Akhir Oktober, Menhub Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang Sebanyak 20% )
Peningkatan kasus Covid-19 pada saat periode libur panjang lalu juga menambah angka kematian para dokter. “Kami mencatat, mohon maaf angka kematian dokter pada periode akhir Juli dan Agustus serta September itu termasuk yang tertinggi selama 7 bulan terakhir. Jadi artinya apa? Ketika kasus-kasus positif itu meningkat pasien di rumah sakit bertambah maka secara paralel data yang kami terima, angka kematian dokter pun bertambah,” tuturnya.
Lihat Juga :