Kebutuhan Elpiji Dipasok 75% Impor

Rabu, 21 Oktober 2020 - 06:03 WIB
loading...
A A A
Saat ini, pemenuhan kebutuhan elpiji bisa menjadi persoalan sangat serius bila tak bisa diurai segera masalah yang melilit. Tengok saja, untuk tahun depan, Pertamina memprediksi kebutuhan elpiji 3 kg atau lebih akrab disebut gas melon bakal mencapai sebesar 7,50 juta MT. Konsumsi gas melon bersubsidi itu, sebagaimana dibeberkan CEO Commercial & Trading Subholding Pertamina Mas’ud Khamid telah mencapai sebesar 4,11 juta MT hingga Juli tahun ini. Dan, diperkirakan total konsumsi elpiji 3 kg subsidi bakal terealisasi sebanyak 7,06 juta MT sampai akhir tahun. Meningkatnya konsumsi gas melon dipicu dampak dari pandemi Covid-19. Di sisi lain, konsumsi elpiji nonsubsidi melandai karena restoran pada tutup mengikuti kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Adapun konsumsi elpiji 3 kg bersubsidi tercatat sebesar 75% oleh rumah tangga, lalu sebanyak 20% dipakai kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan sisanya dikonsumsi oleh para petani. Karena pemakaian elpiji bersubsidi itu terus melonjak, pihak Pertamina menilai perlu langkah substitusi dari penggunaan elpiji sehingga angka subsidi dalam APBN tidak terus membengkak. Sebelumnya, pemerintah dan Pertamina telah bersepakat menekan penggunaan elpiji bersubsidi itu agar tepat sasaran, yakni berupa pemberian label “Hanya untuk Orang Miskin” pada tabung gas melon. Namun, kebijakan tersebut tak membuahkan hasil yang diharapkan karena sifatnya hanya berupa seruan moral.

Menyikapi konsumsi elpiji bersubsidi yang terus melonjak, pemerintah telah melemparkan wacana skema penyaluran subsidi energi bukan hanya gas melon, dari subsidi berbasis komoditas menjadi subsidi berbasis orang atau individu penerima pada 2021. Skema tersebut sangat ideal agar subsidi pemerintah kepada masyarakat tidak mampu menjadi tepat sasaran. Hanya, pemerintah punya tugas baru, yakni harus membenahi data penerima subsidi. Apalagi, saat ini, angka masyarakat miskin menggelembung sebagai dampak dari pandemi Covid-19. (*)
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Kasus Korupsi LNG, Hari...
Kasus Korupsi LNG, Hari Karyuliarto Sebut Vonis 4,5 Tahun Tidak Adil
2 Kapal Pertamina Masih...
2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Menlu Pastikan Stok BBM Aman
Kabar Baik! 2 Kapal...
Kabar Baik! 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
Tekan Impor LPG, Komisi...
Tekan Impor LPG, Komisi XII DPR Dorong Masyarakat Migrasi ke Kompor Listrik
Riza Chalid Jadi Tersangka...
Riza Chalid Jadi Tersangka Korupsi Petral, Kejagung: Statusnya Masih Buron
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Rekomendasi
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
Jerman Kehabisan Senjata...
Jerman Kehabisan Senjata untuk Dipasok ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved