Kontribusi Pesantren untuk Bangsa

Selasa, 13 Oktober 2020 - 06:04 WIB
loading...
A A A
Seiring dengan berdirinya sekolah tinggi di lingkungan pesantren, memberikan harapan besar dalam mewujudkan rencana strategis Ditjen Pendidikan Islam, termasuk dalam menyiapkan kader-kader ulama yang berwawasan global, profesional, kredibel, dan kapabel di masa mendatang, sebab disinyalir saat ini sedang terjadi krisis ulama di negeri ini. Kini, bangsa ini sedang menanti lahirnya kader-kader ulama yang tidak hanya faqih fi ulumuddin, faqih fi mashalihil ummah, tetapi sekaligus juga faqih fi ulumilkauni.

Selain itu, juga untuk mengembalikan tradisi keilmuan pesantren (jawwul ilmi). Tradisi itu harus dibangkitkan dan digairahkan kembali. Langkah awal yang dilakukan adalah menginisiasi kegiatan tahqiq kitab kuning (tahqiq al-kutub). Kegiatan tahqiq ini paling tidak mempunyai beberapa kepentingan. Pertama, kepentingan keilmuan. Kedua, dalam rangka penyelamatan khazanah (berupa manuskrip atau makhthuthat) karya ulama Nusantara. Pasalnya, banyak kitab kuning atau manuskrip klasik yang tercecer tidak keruan dan hancur dimakan zaman. Ini yang memicu keprihatinan sehingga perlu upaya untuk menyelamatkan "harta karun" bernilai tinggi tersebut. Padahal di Timur Tengah, manuskrip klasik telah menjadi objek garapan tradisi tahqiq yang tak ada habisnya di perguruan tinggi, bahkan sudah menjadi komoditas.

Dan, ketiga, memublikasikan karya ulama Nusantara dengan cara men-tahqiq, mencetak (ulang) atau menerbitkan kembali (naskah yang sudah di-tahqiq) agar tidak kehilangan jejak keilmuan (missing link). (Tahqiq Kitab Kuning: Menghidupkan Kembali Tradisi Keilmuan Pesantren oleh DR Mastuki HS, MA, dalam Jurnal Pondok Pesantren MIHRAB, Volume II Nomor 2, Juni 2008).

Oleh karena itu, kini saatnya bangsa ini memberikan perhatian yang lebih kepada pondok pesantren di Tanah Air, termasuk dalam hal pencegahan wabah Covid-19 agar pesantren tetap bisa menjalankan fungsinya melahirkan SDM yang unggul, beriman, dan bertakwa serta siap 
berkontribusi untuk pembangunan bangsa. Semoga!
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Komdigi Siapkan Roadmap...
Komdigi Siapkan Roadmap AI, Pesantren Didorong Jadi Jangkar Moral Sosial
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Tangis Celine Evangelista...
Tangis Celine Evangelista saat Antar Jemima Guri ke Pesantren
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Rekomendasi
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Berita Terkini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved