29 Mahasiswa dan 83 Pelajar Tersangka Rusuh Unjuk Rasa UU Cipta Kerja

Senin, 12 Oktober 2020 - 17:05 WIB
loading...
29 Mahasiswa dan 83...
Polisi menetapkan 167 tersangka kerusuhan saat unjuk rasa mahasiswa dan buruh yang menolak UU Cipta Kerja di seluruh Indonesia. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebanyak 66 orang telah ditahan polisi akibat kerusuhan saat unjuk rasa menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di seluruh Indonesia pada 8 Oktober lalu.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, saat kerusuhan kepolisian mengamankan 5.918 orang dari seluruh Polda. Dari jumlah ini, sebanyak 167 di antaranya naik ke tingkat penyidikan atau ditetapkan sebagai tersangka

Para tersangka terdiri atas 29 orang mahasiswa , 83 pelajar , 7 orang masyarakat umum, 7 orang buruh, pengangguran 10 orang dan ibu rumah tangga 1 orang. ”Perintah Kapolri sangat jelas, para perusuh yang telah ditetapkan sebagai tersangka harus diproses hingga pengadilan,” ujar Argo.

(Baca: Dituding Tunggangi Demo, KAMI: Itu Cara Licik dan Tendensius!)

Namun, hanya 66 orang yang akhirnya ditahan. Sisanya tidak ditahan dengan alasan masa hukuman mereka di bawah satu tahun. “Walaun tidak ditahan tapi tetap diproses, mereka dikenakan pasal perusakan,” katanya di Polda Metro Jaya, Senin (12/10/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Buka Dialog, Pengamat...
Buka Dialog, Pengamat : Pemerintah Mau Terima Aspirasi dari Mahasiswa
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Rekomendasi
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Berita Terkini
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Infografis
Memanas, AS dan Rusia...
Memanas, AS dan Rusia Saling Unjuk Pesawat Pengebom Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved