Ratusan Sekolah Anggota JSIT Indonesia Gelar Aksi Bersama Boikot Produk Pro Zionis
Selasa, 15 April 2025 - 10:33 WIB
loading...
Ratusan sekolah Islam terpadu yang tergabung dalam JSIT Indonesia serentak menggelar aksi bersama boikot berbagai produk yang terafiliasi dengan zionis. Aksi ini bentuk solidaritas terhadap penderitaan rakyat Palestina. Foto: Ist
A
A
A
DEPOK - Ratusan sekolah Islam terpadu yang tergabung dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia serentak menggelar aksi bersama boikot berbagai produk yang terafiliasi dengan zionis. Aksi ini bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina.
Aksi ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia pada Senin (14/4/2025) yang melibatkan lebih dari puluhan ribu siswa, guru, dan orang tua murid lebih dari 500 sekolah yang berada dalam naungan JSIT Indonesia.
Baca juga: Fatwa MUI tentang Boikot Produk Israel, Ini Tanggapan Buya Yahya
Ketua Umum JSIT Indonesia Fahmi Zulkarnain menegaskan aksi ini bukan sekadar simbolik, namun juga merupakan bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian global yang diajarkan kepada peserta didik.
“Kami ingin menanamkan kepada anak-anak sejak dini bahwa mereka harus memiliki empati terhadap penderitaan sesama serta memiliki keberanian untuk bersikap terhadap ketidakadilan. Boikot ini bentuk nyata perlawanan damai kita terhadap penjajahan dan penindasan yang terus terjadi di Palestina,” ujar Fahmi.
Aksi ini dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia pada Senin (14/4/2025) yang melibatkan lebih dari puluhan ribu siswa, guru, dan orang tua murid lebih dari 500 sekolah yang berada dalam naungan JSIT Indonesia.
Baca juga: Fatwa MUI tentang Boikot Produk Israel, Ini Tanggapan Buya Yahya
Ketua Umum JSIT Indonesia Fahmi Zulkarnain menegaskan aksi ini bukan sekadar simbolik, namun juga merupakan bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian global yang diajarkan kepada peserta didik.
“Kami ingin menanamkan kepada anak-anak sejak dini bahwa mereka harus memiliki empati terhadap penderitaan sesama serta memiliki keberanian untuk bersikap terhadap ketidakadilan. Boikot ini bentuk nyata perlawanan damai kita terhadap penjajahan dan penindasan yang terus terjadi di Palestina,” ujar Fahmi.
Lihat Juga :