Tanggulangi Karhutla dengan Teknologi Aplikasi, Kapolda Riau Raih Indonesia Awards 2020
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 12:22 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), kebakaran hutan dan lahan di Riau pada tahun 2019 mencapai 90.550 hektare. Angka itu menurun signifikan pada tahun 2020 menjadi 15.355 hektare.
Sekadar informasi, Penjurian Indonesia Awards 2020 menghadirkan juri kehormatan Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy.
"Kriteria dipilih oleh para juri teknis adalah tokohnya dikenal luas dan konsisten dalam menjalankan tugas, dampaknya dirasakan masyarakat secara konkret," ujar Airlangga Hartarto.
Dia mengatakan, tokoh tersebut harus bisa menjadi inspirasi dan panutan bagi masyarakat. Ini sesuai dengan manfaat dari aplikasi Dashboard Lancang Kuning, tak hanya dirasakan masyarakat Riau, namun juga puluhan juta rakyat pada 13 provinsi di Indonesia yang rawan Karhutla. Atas prestasi tersebut, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya, diberikan penghargaan Indonesia Awards 2020.
Sementara itu, Menko PMK Muhadjir Effendy menambahkan, tema diambil Indonesia Awards 2020 sangat tepat karena terkait dengan situasi dihadapi oleh masyarakat Indonesia dan juga dunia, pandemi COVID-19. "Mengenai kriteria, saya kira juga sudah mendekati kriteria ideal, karena pendekatan di dalam menangani COVID-19 ini kita kenal yaitu pendekatan pentahelix," kata Muhadjir Effendy.
Walaupun mendapat penghargaan dalam kategori "Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Berbasis Teknologi", Kapolda Riau dan jajarannya juga aktif dalam membantu penanganan COVID-19. Terbaru, Kapolda Riau menyalurkan obat Avigan untuk pasien COVID-19 di RS Aulia, Pekanbaru, 20 September 2020. (Baca juga: Polri Hormati Putusan Praperadilan Irjen Napoleon Bonaparte)
"Indonesia Awards memilih tokoh-tokoh dengan kriteria tertentu, yang memiliki prestasi dan bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, anak bangsa," ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.
Sekadar informasi, Penjurian Indonesia Awards 2020 menghadirkan juri kehormatan Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy.
"Kriteria dipilih oleh para juri teknis adalah tokohnya dikenal luas dan konsisten dalam menjalankan tugas, dampaknya dirasakan masyarakat secara konkret," ujar Airlangga Hartarto.
Dia mengatakan, tokoh tersebut harus bisa menjadi inspirasi dan panutan bagi masyarakat. Ini sesuai dengan manfaat dari aplikasi Dashboard Lancang Kuning, tak hanya dirasakan masyarakat Riau, namun juga puluhan juta rakyat pada 13 provinsi di Indonesia yang rawan Karhutla. Atas prestasi tersebut, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya, diberikan penghargaan Indonesia Awards 2020.
Sementara itu, Menko PMK Muhadjir Effendy menambahkan, tema diambil Indonesia Awards 2020 sangat tepat karena terkait dengan situasi dihadapi oleh masyarakat Indonesia dan juga dunia, pandemi COVID-19. "Mengenai kriteria, saya kira juga sudah mendekati kriteria ideal, karena pendekatan di dalam menangani COVID-19 ini kita kenal yaitu pendekatan pentahelix," kata Muhadjir Effendy.
Walaupun mendapat penghargaan dalam kategori "Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Berbasis Teknologi", Kapolda Riau dan jajarannya juga aktif dalam membantu penanganan COVID-19. Terbaru, Kapolda Riau menyalurkan obat Avigan untuk pasien COVID-19 di RS Aulia, Pekanbaru, 20 September 2020. (Baca juga: Polri Hormati Putusan Praperadilan Irjen Napoleon Bonaparte)
"Indonesia Awards memilih tokoh-tokoh dengan kriteria tertentu, yang memiliki prestasi dan bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, anak bangsa," ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.
(kri)
Lihat Juga :