Tarif Mahal Jadi Pemicu Utama Masyarakat Enggan Tes Swab

Kamis, 08 Oktober 2020 - 10:01 WIB
loading...
Tarif Mahal Jadi Pemicu...
Per tanggal 2 Oktober 2020, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menetapkan batas tarif tertinggi untuk tes swab sebesar Rp900.000. Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Tes swab menjadi alat utama untuk mendeteksi paparan virus Covid-19. Di Indonesia, biaya pemeriksaan melalui sampel lendir dari hidung atau tenggorokan ini diterapkan secara berbeda-beda oleh setiap rumah sakit.

Besaran biayanya antara Rp1,5 juta hingga Rp3,5 juta. Namun kini, setelah beberapa bulan diwarnai pro dan kontra terkait biaya tes swab, rumah sakit tidak bisa lagi mematok tarif tes swab secara sepihak. Pemerintah sudah memberlakukan standardisasi tarif tes swab untuk seluruh penyedia layanan tes swab.

Per tanggal 2 Oktober 2020, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menetapkan batas tarif tertinggi untuk tes swab sebesar Rp900.000. Aturan tersebut tertuang melalui Surat Edaran Nomor HK. 02.02/I/3713/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR. Keputusan inipun disambut positif oleh masyarakat.(Baca juga: Soal Tarif Tes Swab Rp900.000, PB IDI: Semestinya Rp1,2 Juta )

Sebelumnya, perbedaan tarif tes swab di berbagai rumah sakit terjadi karena alasan proses yang kompleks, kebutuhan komponen serta banyaknya tahapan yang harus dilalui.

Besaran tarif ini menentukan kecepatan hasil pemeriksaan yang bisa diperoleh pasien. Semakin mahal tarif maka semakin cepat hasil pemeriksaaan bisa diketahui. (Baca juga: Batas Atas Tarif Swab Rp900 Ribu Harus Diatur dengan Permenkes )

Litbang SINDO Media menyelenggarakan survei untuk mengetahui respons masyarakat terkait tarif tes swab yang angkanya mencapai jutaan tersebut. Hasilnya, dari survei yang dilakukan pada 1-7 Oktober 2020, 100% responden mengatakan, tarif tes swab yang berada dikisaran angka Rp1,5 juta-Rp3,5 juta dianggap masih sangat tinggi.

Mahalnya tes swab ini pada akhirnya membuat masyarakat dihadapkan pada situasi yang serba menyulitkan. Seperti yang diungkapkan Dimas, salah satu responden yang berdomisili di Jakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
BSKDN Kemendagri Terapkan...
BSKDN Kemendagri Terapkan Rasch Model untuk Memperkuat Kualitas Kebijakan
Sjafrie Sjamsoeddin...
Sjafrie Sjamsoeddin Dinilai Berpotensi Jadi Matahari Baru di Pilpres 2029
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Berita Terkini
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Infografis
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat...
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat Beralih ke Frugal Living
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved