Survei, Penilaian Publik terhadap Kinerja Prabowo-Gibran Tinggi
Jum'at, 07 Februari 2025 - 18:29 WIB
loading...
Penilaian publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sangat tinggi berdasarkan hasil survei temuan riset Idsight. Foto/Dok Setpres
A
A
A
JAKARTA - Penilaian publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sangat tinggi berdasarkan hasil survei temuan riset Indonesia Social Insight (Idsight). Penilaian publik terhadap kinerja Presiden Prabowo mencapai 83,4% dan Wapres Gibran mencapai 78,2%.
Sedangkan penilaian buruk hanya berkisar 10% dan sisanya cenderung netral. Demikian hasil temuan riset Idsight yang dilakukan dengan mencuplik konten media sosial yang dibuat dalam akun presiden dan wakil presiden pada pertengahan Januari 2025.
Adapun riset dilakukan dengan pengumpulan data dari 4 platform media sosial, yaitu Instagram, Twitter/X, Facebook Fanpage, dan TikTok. Berdasarkan laporan Data Digital Indonesia 2024 yang dirilis oleh We Are Social, keempat platform itu paling banyak digunakan dan menjadi favorit oleh masyarakat Indonesia dari rentang usia 14-64 tahun.
Baca juga: Survei, Satryo Soemantri Brodjonegoro Jadi Menteri dengan Penilaian Terburuk
Pengukuran kinerja dilakukan dengan analisis sentimen yang memberikan nilai positif, netral, dan negatif terhadap tanggapan publik terhadap konten atau postingan yang dibuat. Analisis dibantu dengan mesin in-depth social media analytics yang bisa membaca isi percakapan dengan memahami emosi manusia.
Sedangkan penilaian buruk hanya berkisar 10% dan sisanya cenderung netral. Demikian hasil temuan riset Idsight yang dilakukan dengan mencuplik konten media sosial yang dibuat dalam akun presiden dan wakil presiden pada pertengahan Januari 2025.
Adapun riset dilakukan dengan pengumpulan data dari 4 platform media sosial, yaitu Instagram, Twitter/X, Facebook Fanpage, dan TikTok. Berdasarkan laporan Data Digital Indonesia 2024 yang dirilis oleh We Are Social, keempat platform itu paling banyak digunakan dan menjadi favorit oleh masyarakat Indonesia dari rentang usia 14-64 tahun.
Baca juga: Survei, Satryo Soemantri Brodjonegoro Jadi Menteri dengan Penilaian Terburuk
Pengukuran kinerja dilakukan dengan analisis sentimen yang memberikan nilai positif, netral, dan negatif terhadap tanggapan publik terhadap konten atau postingan yang dibuat. Analisis dibantu dengan mesin in-depth social media analytics yang bisa membaca isi percakapan dengan memahami emosi manusia.
Lihat Juga :