Kominfo Berdayakan UMKM untuk Percepat Transformasi Digital
Selasa, 06 Oktober 2020 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
"UMKM memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian Indonesia. Aspek ini harus dioptimalkan, mengingat jumlah UMKM go online baru menyentuh angka 9,4 juta atau sekitar 14,6 persen dari jumlah UMKM secara nasional," papar Johnny dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (5/10/2020).
Pelatihan itu merupakan inisiasi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemkominfo bersama Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA). Program tersebut diutamakan untuk wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) dan daerah pariwisata super prioritas (DPSP).
Adapun tujuannya yakni memperluas akses pemberdayaan secara adil dan merata, khususnya dalam penguatan perekonomian digital.
"Selama ini, lima provinsi yang mencatatkan keberhasilan on-boarding seluruhnya berada di Pulau Jawa, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Kami juga ingin keberhasilan yang sama dirasakan oleh pegiat UMKM yang berada di seluruh penjuru negeri, termasuk di daerah 3T dan DPSP," tegas dia.
Pelatihan itu bakal melibatkan sekitar 2.000 UMKM di level yang baru masuk ke bisnis digital (on-boarding) maupun sedang mengembangkan bisnis di ruang digital (upscaling). Adapun durasi program pelatihan tersebut sekitar 10 pekan dan didukung oleh kurikulum dengan 60 modul pilihan.
Pelatihan itu merupakan inisiasi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemkominfo bersama Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA). Program tersebut diutamakan untuk wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) dan daerah pariwisata super prioritas (DPSP).
Adapun tujuannya yakni memperluas akses pemberdayaan secara adil dan merata, khususnya dalam penguatan perekonomian digital.
"Selama ini, lima provinsi yang mencatatkan keberhasilan on-boarding seluruhnya berada di Pulau Jawa, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Kami juga ingin keberhasilan yang sama dirasakan oleh pegiat UMKM yang berada di seluruh penjuru negeri, termasuk di daerah 3T dan DPSP," tegas dia.
Pelatihan itu bakal melibatkan sekitar 2.000 UMKM di level yang baru masuk ke bisnis digital (on-boarding) maupun sedang mengembangkan bisnis di ruang digital (upscaling). Adapun durasi program pelatihan tersebut sekitar 10 pekan dan didukung oleh kurikulum dengan 60 modul pilihan.
Lihat Juga :