Dari Awal COVID-19 Muncul, Pemerintah Dinilai Sudah Mulai Mencla-mencle
Senin, 05 Oktober 2020 - 11:15 WIB
loading...
Direktur Eksekutif Center for Budjet Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menilai dari awal saat COVID-19 mulai muncul pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi sudah mulai mencla-mencle. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Budjet Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menilai dari awal saat COVID-19 mulai muncul pemerintah sudah mulai mencla-mencle. Hal itu dikatakan Uchok menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) yang tak ingin pemerintah dianggap mencla-mencle dalam penanganan COVID-19 di Indonesia.
"Kenapa harus dibantah bahwa memang benar pemerintah mencla mencle," ujar Uchok saat dihubungi SINDOnews, Senin (5/10/2020). (Baca juga: Minta Daerah Jangan Sok-sokan Lockdown, Pernyataan Jokowi Membingungkan Masyarakat)
Dia menuturkan sikap pemerintah yang tak konsisten bisa terekam dari penyebaran COVID-19 pada 27 Januari 2020, melalui rilis resminya Presiden Jokowi menyampaikan dan menegaskan bahwa COVID-19 tidak terdeteksi ada di Indonesia.
Kemudian dengan 'pedenya" Tanggal 26 Februari 2020, Jokowi malahan mau buang-buang duit untuk bayar Influencer Rp72 miliar hingga diskon besar-besaran tiket pesawat dan membuka lebar pintu kunjungan wisata, Indonesia semakin telanjang padahal serangan COVID-19 penyebarannya tengah begitu masif.
"Baru pada tanggal, Pada tanggal 2 Maret 2020, Indonesia baru rilis resmi Presiden Jokowi bahwa telah ada 2 WNI positif COVID-19, terkait hal ini Jokowi juga memberi pernyataan COVID-19 masuk Indonesia," jelas dia.
"Kenapa harus dibantah bahwa memang benar pemerintah mencla mencle," ujar Uchok saat dihubungi SINDOnews, Senin (5/10/2020). (Baca juga: Minta Daerah Jangan Sok-sokan Lockdown, Pernyataan Jokowi Membingungkan Masyarakat)
Dia menuturkan sikap pemerintah yang tak konsisten bisa terekam dari penyebaran COVID-19 pada 27 Januari 2020, melalui rilis resminya Presiden Jokowi menyampaikan dan menegaskan bahwa COVID-19 tidak terdeteksi ada di Indonesia.
Kemudian dengan 'pedenya" Tanggal 26 Februari 2020, Jokowi malahan mau buang-buang duit untuk bayar Influencer Rp72 miliar hingga diskon besar-besaran tiket pesawat dan membuka lebar pintu kunjungan wisata, Indonesia semakin telanjang padahal serangan COVID-19 penyebarannya tengah begitu masif.
"Baru pada tanggal, Pada tanggal 2 Maret 2020, Indonesia baru rilis resmi Presiden Jokowi bahwa telah ada 2 WNI positif COVID-19, terkait hal ini Jokowi juga memberi pernyataan COVID-19 masuk Indonesia," jelas dia.