Dokter Ini Tak Yakin Virus Corona Bisa Menular lewat Udara
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 13:29 WIB
loading...
A
A
A
"Saya anjurkan pasien tak usah rawat di rumah sakit kalau kondisinya baik. Kenapa pasien jadi berat? Tentu karena dia stres, dia punya komorbid, pada waktu stres tekanan darah tak terkontrol, jantung muncul, kalau pasien tenang itu akan bagus sekali," tuturnya.
"Saya katakan bukan berarti saya sepakat isolasi mandiri, kalau pasien kondisinya stabil, di rumahnya memenuhi syarat, maka saya rekomendasikan di rumah saja. Harus penuhi syarat. Artinya ada orang yang paham mengenai kesehatan, ada pendampingan dari tenaga kesehatan, makanya untuk orang yang positif COVID dalam satu keluarga, di rumah aja semuanya, anggap seperti biasa, cuma mereka gak usah keluar rumah," jelas Andani.
Andani berujar masyarakat tidak perlu terlalu takut virus corona akan menyebar lewat udara (airborne). Ia sendiri mengaku kurang sepakat dengan hal tersebut. "Saya tidak sepakat airborne, kalau airborne dari dulu sudah habis orang-orang, tapi kalau airborne lokal menyerap 2-3 meter mungkin masih bisa, tapi kalau jaraknya 10 atau 50 meter saya enggak percaya, enggak meyakinkan," tuturnya.
"Jadi kita berpikir positif, jangan kita panik, stres, jangan. Kalau satu rumah positif gimana? Ya kita di rumah aja rame-rame, apa pusingnya, ini pesan moralnya adalah virus itu tidak terbang di mana-mana," tutupnya.
"Saya katakan bukan berarti saya sepakat isolasi mandiri, kalau pasien kondisinya stabil, di rumahnya memenuhi syarat, maka saya rekomendasikan di rumah saja. Harus penuhi syarat. Artinya ada orang yang paham mengenai kesehatan, ada pendampingan dari tenaga kesehatan, makanya untuk orang yang positif COVID dalam satu keluarga, di rumah aja semuanya, anggap seperti biasa, cuma mereka gak usah keluar rumah," jelas Andani.
Andani berujar masyarakat tidak perlu terlalu takut virus corona akan menyebar lewat udara (airborne). Ia sendiri mengaku kurang sepakat dengan hal tersebut. "Saya tidak sepakat airborne, kalau airborne dari dulu sudah habis orang-orang, tapi kalau airborne lokal menyerap 2-3 meter mungkin masih bisa, tapi kalau jaraknya 10 atau 50 meter saya enggak percaya, enggak meyakinkan," tuturnya.
"Jadi kita berpikir positif, jangan kita panik, stres, jangan. Kalau satu rumah positif gimana? Ya kita di rumah aja rame-rame, apa pusingnya, ini pesan moralnya adalah virus itu tidak terbang di mana-mana," tutupnya.
(abd)
Lihat Juga :