Satgas: Mini Lockdown Lebih Cepat Berhasil Kendalikan Kasus

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 04:03 WIB
loading...
Satgas: Mini Lockdown...
Mural bertema Covid-19 hasil karya petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bukit Duri, Jakarta. Foto/SINDOnews/Adam Erlangga
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan mini lockdown atau pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) lebih cepat untuk mengendalikan kasus virus Corona (Covid-19).

Menurut dia, cara tersebut telah terbukti di sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Barat. “Dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat untuk beberapa tempat tertentu menunjukkan hasil positif,” kata Wiku saat konferensi pers di Kantor Presiden, Kamis 1 Oktober 2020.

Menurut dia, PSBM ini memang lebih memfokuskan pengendalian kasus covid untuk lingkup yang lebih kecil. “Ternyata lebih cepat berhasil. Maka dari itu diarahkan oleh Presiden agar kita mampu selain memiliki PSBB untuk bisa fokus lebih kecil lag dimana kasus itu berada,” ujarnya.(Baca juga: Jokowi Sebut Mini Lockdown yang Berulang Lebih Efektif Cegah Covid-19 )

Dengan metode ini, kata dia, tidak perlu dilakukan pembatasan berskala besar yang mencakup provinsi maupun kabupaten/kota.

“Tidak harus melakukan pembatasan berskala besar seperti yang lainnya mengingat kita harus menangani masalah pada titiknya. Bila titik itu selesai maka daerah aktivitas sekitarnya pun tidak terjadi penularan dari titik penularan tersebut,” tuturnya.(Baca juga: Pandemi Covid-19, Muda Mudi Terciduk Nongkrong di Kolong Tol Becakayu )
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
WHO Sebut Tren Kerja...
WHO Sebut Tren Kerja Jarak Jauh Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Pekerja
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Situasi SMPN 8 Tangsel...
Situasi SMPN 8 Tangsel Pasca Puluhan Siswa Terjangkit Cacar Air dan Gondongan
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
Rekomendasi
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Berita Terkini
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved