IDAI: Imunisasi Dasar Tetap Penting Meskipun Sedang Pandemi

Kamis, 01 Oktober 2020 - 15:30 WIB
loading...
IDAI: Imunisasi Dasar...
Program imunisasi tetap digenjot meskipun sedang dalam masa pandemi Covid-19. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Makin meningkatnya kasus Covid-19 memunculkan kekhawatiran para orang tua untuk tidak membawa anaknya mengikuti program imunisasi dasar dari pemerintah. Mereka takut anaknya ikut terpapar virus saat mengikuti imunisasi dari layanan kesehatan seperti posyandu maupun puskesmas .

Menyikapi hal itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan pentingnya orang tua untuk tetap mengutamakan kesehatan anak dengan mengikuti program imunisasi dasar. Vaksinasi tersebut sangat penting demi mencegah potensi terinfeksi penyakit menular yang bisa menyerang kekebalan tubuh di masa pertumbuhan anak.

Demand creation itu penting. Orang tua memang harus membawa anaknya untuk imunisasi. Namun di masa pandemi ini, mereka takut anaknya tertular penyakit infeksi yang berbahaya,” ujar Kabid Humas dan Kesejahteraan Anggota IDAI Hartono Gunadi dalam diskusi FMB9 secara virtual, Kamis (1/10/2020).

(Baca: 25 Juta Anak Terancam Akibat Covid-19, PB IDI Dorong Dua Hal Ini)

Kekhawatiran itu juga dipengaruhi karena pengetahuan yang dimiliki orang tua terhadap imunisasi. Terlebih lagi di masa pandemi Covid-19, Hartono menegaskan bahwa petugas kesehatan tetap mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan sehingga mencegah potensi penyebaran virus Corona.

“Pengetahuan itu penting. Bila pengetahuannya kurang, kita perlu memberikan edukasi kepada ibu atau orang tua bisa mengerti atau memahami, menerima, dan mempunyai sikap yang baik terhadap imunisasi,” imbuhnya.

Ia menyadari ada sejumlah mitos yang muncul dibenak masyarakat. Misalnya, efek samping demam setelah mengikuti imunisasi. Hal itu membuat layanan imunisasi dianggap berbahaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Mau Renovasi...
Prabowo Mau Renovasi 10 Ribu Puskesmas dan Sekolah Pakai Uang Sitaan Negara
7 Rekomendasi Fahira...
7 Rekomendasi Fahira Idris untuk Transformasi Posyandu
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Pendamping Pasien Asep...
Pendamping Pasien Asep Subandi Diberangkatkan Umrah Gratis oleh PT IIM
Kemenkes: 70 Juta Masyarakat...
Kemenkes: 70 Juta Masyarakat Ikut Cek Kesehatan Gratis Sepanjang 2025
Wapres Gibran Cek Kesehatan...
Wapres Gibran Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Menteng
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Alfamart dan Darya-Varia...
Alfamart dan Darya-Varia Sentuh Lebih 2.800 Penerima Manfaat Posyandu di 28 Kota
Prabowo Dapat Laporan...
Prabowo Dapat Laporan Puskesmas di Miangas Belum Pernah Diperbaiki Sejak Era Soeharto
Rekomendasi
DBD Tak Lagi Penyakit...
DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Infografis
Sedang Menanti Jet Tempur...
Sedang Menanti Jet Tempur Rafale, Indonesia Digoda F-15EX
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved