Kader PKK dan Posyandu Diharapkan Aktif Pantau Masalah Stunting
Selasa, 14 Mei 2024 - 21:09 WIB
loading...
Kegiatan aksi sosial Berkunjung dan Berbagi di Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Posyandu diharapkan aktif memantau masalah stunting di daerahnya masing-masing. Langkah ini patut dilakukan untuk terus menekan angka stunting.
Pandangan tersebut terungkap dalam kegiatan aksi sosial "Berkunjung dan Berbagi" di Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, beberapa hari lalu.
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Gerak (HKG) PKK Tingkat Nasional Tahun 2024. Baca juga: Perang Melawan Stunting
Pj TP PKK Provinsi Bali, Ida Mahendra Jaya menjelaskan, kegiatan ini adalah salah satu program PKK dalam mengentaskan stunting. Dirinya mengimbau kepada masyarakat akan bahaya stunting dan sebisa mungkin untuk dicegah salah satunya dengan memberikan suplemen bergizi.
"Saya tekankan di sini apa itu stunting dan bagaimana mencegahnya. Melalui bantuan ini saya harapkan bisa mencegah hal itu," kata Ida Mahendra Jaya, Selasa (14/5/2024).
Pandangan tersebut terungkap dalam kegiatan aksi sosial "Berkunjung dan Berbagi" di Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, beberapa hari lalu.
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Gerak (HKG) PKK Tingkat Nasional Tahun 2024. Baca juga: Perang Melawan Stunting
Pj TP PKK Provinsi Bali, Ida Mahendra Jaya menjelaskan, kegiatan ini adalah salah satu program PKK dalam mengentaskan stunting. Dirinya mengimbau kepada masyarakat akan bahaya stunting dan sebisa mungkin untuk dicegah salah satunya dengan memberikan suplemen bergizi.
"Saya tekankan di sini apa itu stunting dan bagaimana mencegahnya. Melalui bantuan ini saya harapkan bisa mencegah hal itu," kata Ida Mahendra Jaya, Selasa (14/5/2024).
Lihat Juga :