Penguatan Kompetensi Penceramah Agama, Ini Fokus Kemenag
Rabu, 30 September 2020 - 14:56 WIB
loading...
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin. FOTO/DOK.BIMAS ISLAM KEMENAG
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mulai menggelar Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Angkatan Pertama. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta selama tiga hari, 29 September hingga 1 Oktober 2020, dibuka oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, Selasa (29/09/2020).
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, program ini penting dilakukan untuk meningkatkan literasi penceramah dan strategi berdakwah di era digital sekarang.
"Penguatan literasi dalam berdakwah di era digital saat ini penting karena dapat memperluas wawasan materi dakwah dan keagamaan yang luas," katanya saat memberikan materi di hadapan peserta Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Angkatan Pertama, Rabu (30/9/2020). (Baca juga: Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat, Wamenag Sebut Tak Ada Paksaan )
"Kalau wawasan literasi kuat, materi dakwah akan beragam dan dapat menjawab segala aspek masalah kehidupan," ujarnya.
Selain itu, penceramah berkualitas dapat meningkatkan kualitas umat Islam. Peraih gelar MA dari Leiden University, Belanda ini berharap seluruh penceramah mau meningkatkan literasi agar menghasilkan umat berkualitas untuk menjalankan hidup di dunia dan akhirat.
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, program ini penting dilakukan untuk meningkatkan literasi penceramah dan strategi berdakwah di era digital sekarang.
"Penguatan literasi dalam berdakwah di era digital saat ini penting karena dapat memperluas wawasan materi dakwah dan keagamaan yang luas," katanya saat memberikan materi di hadapan peserta Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Angkatan Pertama, Rabu (30/9/2020). (Baca juga: Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat, Wamenag Sebut Tak Ada Paksaan )
"Kalau wawasan literasi kuat, materi dakwah akan beragam dan dapat menjawab segala aspek masalah kehidupan," ujarnya.
Selain itu, penceramah berkualitas dapat meningkatkan kualitas umat Islam. Peraih gelar MA dari Leiden University, Belanda ini berharap seluruh penceramah mau meningkatkan literasi agar menghasilkan umat berkualitas untuk menjalankan hidup di dunia dan akhirat.
Lihat Juga :