Soal Pembubaran, KAMI Bisa Mainkan Strategi Playing Victim
Rabu, 30 September 2020 - 07:53 WIB
loading...
Penolakan demi penolakan terhadap deklarasi KAMI berlangsung hampir di seluruh daerah tanah air dan Presidium KAMI terus melakukan pembentukan pengurusnya. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penolakan demi penolakan terhadap deklarasi Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) berlangsung hampir di seluruh daerah tanah air. Meski demikian, Presidium KAMI terus melakukan pembentukan pengurusnya.
(Baca juga: Acara KAMI Dihalangi Massa, Politikus PAN: Itu Tindakan Represif)
Menilai hal itu, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra) Fadhli Harahab mengatakan, penolakan terhadap KAMI menjadi seperti berkah karena membuat mereka lebih besar dan solid.
(Baca juga: Polri Beberkan Alasan Pembubaran Acara KAMI di Surabaya)
"Ada aksi ada reaksi logika sederhananya begitu, ketika mereka (KAMI) deklarasi ada reaksi penolakan. Benturan inilah yang membuat kelompok ini solid dan semakin besar," kata Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Rabu (30/9/2020).
(Baca juga: Acara KAMI Dihalangi Massa, Politikus PAN: Itu Tindakan Represif)
Menilai hal itu, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra) Fadhli Harahab mengatakan, penolakan terhadap KAMI menjadi seperti berkah karena membuat mereka lebih besar dan solid.
(Baca juga: Polri Beberkan Alasan Pembubaran Acara KAMI di Surabaya)
"Ada aksi ada reaksi logika sederhananya begitu, ketika mereka (KAMI) deklarasi ada reaksi penolakan. Benturan inilah yang membuat kelompok ini solid dan semakin besar," kata Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Rabu (30/9/2020).
Lihat Juga :