Satgas Beberkan Faktor Penentu Turunnya Kasus Positif COVID-19

loading...
Satgas Beberkan Faktor Penentu Turunnya Kasus Positif COVID-19
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito membeberkan sejumlah faktor penentu turunnya kasus konfirmasi positif corona di Indonesia. FOTO/DOK.BNPB
A+ A-
JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito membeberkan sejumlah faktor penentu turunnya kasus konfirmasi positif corona di Indonesia. Salah satunya adalah kebijakan yang efektif dari semua daerah di Indonesia.

Jika kebijakan pemerintah daerah tersebut dipatuhi dan ditaati oleh warganya, maka besar kemungkinan kasus corona akan turun. Adapun, kebijakan yang mesti dipatuhi di antaranya Work From Home (WFH) hingga testing dan tracing.

"Faktor yang menentukan di antaranya, pembatasan mobilitas penduduk, WFH/WFO sesuai zona seperti aturan Kemenpan RB serta paket testing dan tracing sesuai standar WHO," kata Wiku saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2020). (Baca juga: Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Melambat, Anies: Terima Kasih)

Sekadar informasi, Indonesia mengalami penurunan angka kasus konfirmasi positif COVID-19 pada Minggu, 27 September 2020. Kasus positif corona di Indonesia turun menjadi 3.874, setelah sebelumnya bertahan di angka 4.000-an ke atas.



Wiku optimistis jika kebijakan yang telah diputuskan pemerintah dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat, maka penurunan kasus positif corona akan terus berlanjut hingga ke depannya. Ia pun berharap agar ada tren penurunan angka positif corona dalam beberapa hari ke depan.

"Kalau policy efektif ya harusnya turun kasusnya. Tapi juga tidak hanya satu hari, tapi harus jadi tren mingguan," katanya. (Baca juga: Perwira Polri Gelar Pesta Meriah di Masa Pandemi COVID-19, Kapolda Sumut: Nanti Kami Cek!)
(abd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top