Jadi Sekjen PBB Harus Kualifikasi Tinggi, Jokowi Dinilai Belum Layak

Minggu, 27 September 2020 - 12:24 WIB
loading...
Jadi Sekjen PBB Harus...
Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum layak Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) belum layak Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) . Pasalnya, kualifikasi untuk bisa menjadi seorang Sekjen PBB dianggap tinggi.

"Seorang Sekjen PBB itu kualifikasinya tinggi. Jokowi belum layak untuk itu. Bagaimana mau jadi Sekjen PBB, menangani Corona saja tak sanggup, sehingga ada 59 negara menolak kedatangan warga negara Indonesia," ujar Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Minggu (27/9/2020). (Baca juga: Dorongan Jokowi Jadi Sekjen PBB Dinilai Terlalu Terburu-buru)

Ujang melanjutkan mana mungkin negara yang ditolak kedatangannya di 59 negara, ingin menjadi Sekjen PBB. "Artinya kan negara-negara itu tak percaya pada pemerintah Indonesia, khususnya dalam penanganan Corona," ungkap Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.

Sekadar diketahui, dorongan agar Presiden Jokowi menjadi Sekjen PBB dari Pianis Ananda Sukarlan menyikapi Pidato Presiden Jokowi dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB pada Rabu 23 September 2020. Dorongan dari Ananda Sukarlan itu pun didukung sebagian netizen, termasuk Musikus Addie MS.

"Itu kan pendapatnya Ananda Sukarlan. Dia kan Jokower," kata Ujang Komarudin menanggapi.

Ujang pun menilai pidato Presiden Jokowi dalam Sidang Majelis Umum ke-75 PBB itu biasa saja. "Apalagi pidatonya dengan bahasa Indonesia. Impossible hanya dengan pidato tersebut Jokowi dianggap layak jadi Sekjen PBB. Sekjen PBB bahasa Inggrisnya juga harus fasih," imbuhnya. (Baca juga: Wacana Jokowi Jadi Sekjen PBB, Pengamat: Jabatan Presiden Masih 4 Tahun Lagi)

"Kita tidak bisa mengatakan layak atau tidak seorang Jokowi jadi Sekjen PBB. Apalagi diungkapkan oleh seorang pianis. Bukan pakar hukum atau hubungan internasional," pungkas Ujang Komarudin.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhut-ITTO Perkuat...
Kemenhut-ITTO Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Hutan Lestari dan Industri Kayu Tropis
Prajurit TNI Kembali...
Prajurit TNI Kembali Gugur, DPR Minta PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL
Wakil Sekjen PBB Ikut...
Wakil Sekjen PBB Ikut Berduka Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia
SBY: PBB Harusnya Hentikan...
SBY: PBB Harusnya Hentikan Penugasan UNIFIL di Medan Perang yang Masih Membara
Lagi, 3 Prajurit TNI...
Lagi, 3 Prajurit TNI Terluka di Lebanon, Menlu Desak PBB Jamin Keamanan Penjaga Perdamaian
Di Balik Konflik AS–Israel...
Di Balik Konflik AS–Israel dan Iran: Perebutan Pengaruh di Timur Tengah
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Iran Surati Sekjen PBB:...
Iran Surati Sekjen PBB: Seluruh Pangkalan AS di Timur Tengah Jadi Target Sah!
Rekomendasi
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Hiburan di Mobil Makin...
Hiburan di Mobil Makin Mudah, Konten Vertikal Jadi Pilihan Baru Penonton
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Berita Terkini
Raih Bisnis Indonesia...
Raih Bisnis Indonesia Award 2026, Angela: MNC Digital Terus Berinovasi di Tengah Tantangan yang Ada
3 Irjen Pol Dimutasi...
3 Irjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Projo: Praperadilan...
Projo: Praperadilan Roy Suryo Tak Akan Batalkan Pokok Perkara
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Infografis
PBB Singkirkan Bendera...
PBB Singkirkan Bendera Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved