Perencanaan Keluarga dan Kesehatan Reproduksi

Minggu, 27 September 2020 - 11:21 WIB
loading...
Perencanaan Keluarga...
Analis Kebijakan Ahli Madya BKKBN, Muktiani Asrie Suryaningrum, S.Sos, MPH. Foto/SINDOnews
A A A
Muktiani Asrie Suryaningrum, S.Sos, MPH
Analis Kebijakan Ahli Madya BKKBN,
Pengurus Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi Indonesia (IPADI)

HARUS diakui memang dan tak terbantahkan bahwa laju pertumbuhan penduduk Indonesia terutama di kurun 1970-an hingga 1990-an dapat dikendalikan sedemikian rupa berkat peran penting dan menonjol dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan program Keluarga Berencana (KB)-nya. Laju pertumbuhan penduduk berhasil ditekan, masyarakat didorong menjadi keluarga kecil bahagia dan sejahtera yang dinamis.

Gambaran keberhasilan program KB dapat dilihat dengan mengacu pada proyeksi BKKBN mengenai jumlah penduduk tahun 2000 yang diperkirakan mencapai 280 juta jiwa, namun nyatanya dengan program KB hanya mencapai 206 juta jiwa. Sedangkan proyeksi tahun 2010 jika tanpa KB, diperkirakan menembus angka 340 juta jiwa. Faktanya, berkat program KB, jumlah penduduk di tahun 2010 “hanya” 236,7 juta jiwa. Ini dapat dikatakan sebagai sebuah sukses besar yang patut diapresiasi.

Harus diakui memang dan tak terbantahkan bahwa laju pertumbuhan penduduk Indonesia terutama di kurun 1970-an hingga 1990-an dapat dikendalikan sedemikian rupa berkat peran penting dan menonjol dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan program Keluarga Berencana (KB)-nya. Laju pertumbuhan penduduk berhasil ditekan, masyarakat didorong menjadi keluarga kecil bahagia dan sejahtera yang dinamis.

Gambaran keberhasilan program KB dapat dilihat dengan mengacu pada proyeksi BKKBN mengenai jumlah penduduk tahun 2000 yang diperkirakan mencapai 280 juta jiwa, namun nyatanya dengan program KB hanya mencapai 206 juta jiwa. Sedangkan proyeksi tahun 2010 jika tanpa KB, diperkirakan menembus angka 340 juta jiwa. Faktanya, berkat program KB, jumlah penduduk di tahun 2010 “hanya” 236,7 juta jiwa. Ini dapat dikatakan sebagai sebuah sukses besar yang patut diapresiasi.

Saat ini dunia menghadapi krisis COVID-19, kesehatan dan hak reproduksi perempuan harus tetap dijaga dengan hati-hati. Perlunya berkolaborasi, berinovasi dan bekerja untuk memastikan perempuan memiliki akses ke kontrasepsi modern dan sumber daya yang memungkinkan mereka membuat keputusan yang tepat tentang masa depan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Tasawuf dan Ketiadaan
Rekomendasi
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
5 Fakta Kanada Lolos...
5 Fakta Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Afrika Selatan
Berita Terkini
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved