Pertiwi Indonesia Bagikan HP untuk Bantu Siswa Tak Mampu Belajar Daring

Jum'at, 25 September 2020 - 20:33 WIB
loading...
A A A
Menurut Miranti, ternyata banyak yang merasa terpanggil saat mengetahui bahwa anak-anak di berbagai daerah kesulitan belajar karena sangat terbatasnya fasilitas komunikasi seperti telepon seluler yang bisa mereka gunakan. Karenanya, selain menyumbangkan uang untuk membeli perangkat baru, ada juga yang memberikan hand phone bekas layak pakai. “Kami sudah salurkan sumbangan kepada 60 siswa dari keluarga tidak mampu di Bandung. Hari ini kami salurkan 40 lagi ke SMPN 2 Cibitung, Bekasi. Sangat mengharukan melihat betapa bahagia dan leganya anak-anak penerima hand phone ini. Mereka rajin belajar dan berprestasi, tapi selalu kesulitan ketika harus mengakses kelas online,” ujarnya. (Baca juga: Kuota Internet Gratis Harus Tepat Sasaran, Jangan Sampai Mubazir)

Adapun keempat sekolah tersebut adalah, SD Negeri Pasawahan, SD Negeri Ciburuy, SD Negeri Sukapura dan SD Rancabolang. Miranti merasa sangat terharu saat berkomunikasi dengan siswa dan orang tua penerima hand phone. Menurutnya ada orang tua tunggal yang memiliki enam anak sementara dia hanya memiliki satu hand phone. ”Terbayang betapa sulitnya mereka berbagi waktu belajar. Ada pula ibu guru yang mengumpulkan anak-anak yang sama sekali tidak memiliki perangkat komunikasi ini, agar belajar bersama menggunakan telepon selular yang dia miliki,” ucapnya.

Kepala Sekolag SMPN 2, Kabupaten Bekasi Joko Sriyanto, yang menerima bantuan hari ini mengatakan sekitar 20% dari 1.303 siswa tergolong berpenghasilan tidak menentu dan minim. Orang tua mereka bekerja serabutan sebagai buruh pasar, tukang cuci, penjual keliling, tukang ojek dan penjaga palang kereta api. “Untuk anak-anak kurang mampu yang tidak mempunyai telepon atau tidak mampu beli pulsa, kami siapkan program belajar luring. Mereka harus ke sekolah sekali dalam seminggu untuk mengambil tugas yang disiapkan guru, dan mengumpulkan PR seminggu sebelumnya,” ujar Joko.

Mereka juga dianjurkan untuk numpang belajar bersama teman atau menggunakan jaringan wifi milik tetangga yang bersedia ditebengi. Yang penting mereka mematuhi protokol keamanan seperti pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, lanjutnya.

Sementara itu Ketua DPD Keluarga Peduli Pendidikan (Kerlip) Jawa Barat, Ekasari Widyati mengatakan, atas nama seluruh siswa dan orang tua penerima bantuan mengucapkan terimakasih dengan bantuan yang diberikan oleh Pertiwi Indonesia khususnya kepada Anggia Tjaja dan Miranti Serad dalam Program Ponsel Pintar Untuk Anak Cerdas. Menurutnya bantuan telepon selular ini merupakan solusi utama dari permasalahan yang dihadapi anak-anak tersebut sejak pembelajaran daring diberlakukan Maret lalu.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hardiknas 2026, Staf...
Hardiknas 2026, Staf Khusus Menag Rayakan Bersama 38 Anak Pemulung, Komitmen Beri Beasiswa
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Mendikdasmen Buka Suara...
Mendikdasmen Buka Suara soal Siswa SD Bunuh Diri Tak Mampu Beli Pena: Kita Selidiki
Dirjen di Kemendikbudristek...
Dirjen di Kemendikbudristek Ungkap Alasan Pengadaan Chromebook Distop di 2019: Tak Bisa Dipakai di Daerah 3T
Pemerintah Buka 35 Sekolah...
Pemerintah Buka 35 Sekolah Asrama Khusus untuk Keluarga Tak Mampu
Jokowi Minta Penerima...
Jokowi Minta Penerima Beasiswa LPDP Pulang dan Berkarya di Indonesia
Pembelajaran Jarak Jauh...
Pembelajaran Jarak Jauh Dampak Hemat Energi Sebaiknya Dilakukan Selektif
Perlindungan Anak Harus...
Perlindungan Anak Harus Ditingkatkan Cegah Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT Terulang
Pemprov Jakarta Putuskan...
Pemprov Jakarta Putuskan PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Rekomendasi
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Berita Terkini
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved