Pandemi Covid-19 Dimanfaatkan Banyak Oknum karena Anggaran Melimpah

Kamis, 24 September 2020 - 09:33 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo tidak mempersoalkan rencana pemerintah mengubah definisi angka kematian akibat Covid-19 menjadi hanya akibat virus corona dan mencoret akibat penyakit penyerta. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini justru menilai pemerintah perlu mengubah definisi kematian akibat Covid-19 itu.

"Menurut saya enggak soal ya, itu sebagai salah satu diskusi bahwa definisi kematian covid itu juga harus jelas. Meskipun dari WHO menyampaikan bahwa definisi Covid-19 itu diperluas termasuk suspect pun juga bisa dikategorikan kematian dari sisi karena covid," ujar Rahmad Handoyo kepada SINDOnews, Selasa (22/9/2020).

(Baca: Kasus Harian Kematian COVID-19 Pecahkan Rekor, Ini Penjelasan Epidemiolog)

Dia mengatakan, banyak kasus kematian pada pasien positif Covid-19 di Indonesia terjadi pada orang yang mempunyai penyakit bawaan atau komorbid. "Apakah jantung atau darah tinggi atau yang lain ketika meninggal itu sudah dicatat sebagai penyakit covid karena dibawa oleh virus Covid-19," kata legislator asal daerah pemilihan Jawa Tengah V ini.

Maka itu, dia menilai tidak menjadi masalah jika definisi kematian corona itu diubah pemerintah. "Karena kalau ternyata faktanya itu yang meninggal karena ansih Covid-19 itu tidak sebesar apa yang disampaikan atau berbeda jauh dengan yang ada berbeda dengan di suspect, ya itu juga akan mempengaruhi psikologis massa, memang kita harus dorong agar yang gugur-gugur itu perlu dipastikan siapa yang benar-benar itu sudah covid," kata dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Almuzzammil: Milad ke-24...
Almuzzammil: Milad ke-24 PKS Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Respons Usulan KPK,...
Respons Usulan KPK, PKS Akui Sudah Batasi Masa Jabatan Ketum Maksimal 2 Periode
KPK Usul Masa Jabatan...
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi 2 Periode, Mulyanto PKS: Penting Dibahas
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Penyakit Ancam Pengungsi,...
Penyakit Ancam Pengungsi, Kemenkes Diminta Kirim Nakes ke Lokasi Bencana
Kemenkes: Masih Ada...
Kemenkes: Masih Ada Puskesmas yang Jarak Tempuhnya di Atas 2 Jam dari Desa
Rekomendasi
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved