TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah

Senin, 20 Juli 2026 - 20:15 WIB
loading...
TNI Habema Bergerak...
Koops TNI Habema kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Pasukan menguasai honai yang diduga lokasi transit TPNPB-OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya di Intan Jaya. Foto: Dok TNI
A A A
INTAN JAYA - Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Melalui operasi yang dilaksanakan secara terukur dan berbasis informasi intelijen, pasukan berhasil menguasai sebuah honai yang diduga menjadi lokasi transit kelompok bersenjata TPNPB-OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya di Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya.

Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya mencegah potensi ancaman keamanan sebelum membahayakan masyarakat. Operasi tersebut diawali dengan rangkaian pengumpulan informasi, pengamatan lapangan, dan proses verifikasi yang dilakukan secara cermat.

Baca juga: Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM

Seluruh tahapan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah serta mengutamakan keselamatan masyarakat, sehingga operasi dapat berjalan secara profesional, selektif, dan terukur.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf M Wirya Arthadiguna mengatakan, operasi dilakukan setelah aparat memperoleh informasi mengenai dugaan rencana aksi bersenjata dan aktivitas konsolidasi kelompok tersebut di wilayah Intan Jaya.

"Kami tidak bergerak karena dugaan semata. Setiap langkah diawali dengan pengintaian, verifikasi, dan analisis yang matang agar tindakan yang diambil benar-benar tepat sasaran. Yang terpenting adalah memastikan masyarakat tetap aman dan dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang," ujar Wirya.

Dalam operasi tersebut, pasukan mengamankan satu pucuk senjata api organik jenis Lee Enfield kaliber 7,62 mm, dua pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm, satu pucuk senapan angin dalam kondisi terbongkar, sejumlah munisi, serta berbagai perlengkapan lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata.

Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Keberhasilan ini menunjukkan keseriusan Koops TNI Habema dalam memutus potensi ancaman bersenjata sejak dini.

Pengamanan terhadap senjata dan perlengkapan yang ditemukan di lokasi diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan dalam aksi kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat di Intan Jaya dan wilayah sekitarnya.

Wirya menegaskan keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari barang bukti yang berhasil diamankan, tetapi juga dari kemampuan aparat menjaga situasi tetap kondusif tanpa menimbulkan dampak terhadap masyarakat sipil.

"Setiap tindakan dilakukan secara profesional berdasarkan informasi yang valid serta selalu mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan," katanya.

Di saat yang sama, Koops TNI Habema kembali mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di hutan untuk menghentikan aksi kekerasan dan memilih jalan damai. Negara tetap membuka ruang bagi siapa pun yang ingin kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui mekanisme yang bermartabat, sesuai ketentuan hukum, dan mengedepankan rekonsiliasi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
Rekomendasi
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved