Safari Politik, Ketua DPP Partai Ummat Heikal Safar Temui Sufmi Dasco
Senin, 20 Juli 2026 - 08:21 WIB
loading...
A
A
A
Sebab kekayaan alam Indonesia berlimpah dan selama ini masih banyak terjadi kebocoran maupun eksploitasi masif oleh pihak oligarki sehingga rakyat masih banyak yang hidup jauh di bawah garis kemiskinan.
Baca juga: Pimpinan DPR Sangkal Beri Arahan Tunda Pembahasan RUU Pemilu Achmad Al
"Partai Ummat selalu memimpikan negara kita menjadi negara kaya raya, adil, makmur dan sentosa atas ridho Allah SWT," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kata Heikal, pihaknya juga membahas Undang Undang (UU) Pemilu yang akan segera dibahas di parlemen. Partai Ummat berharap UU Pemilu mengakomodasi semua kepentingan parpol baik yang ada di Senayan maupun tidak sehingga suara rakyat sekecil apa pun tidak hilang.
"Pengalaman Pemilu 2024 yang lalu menjadi pelajaran bagi kita semua di mana sekitar 17 juta suara hilang tidak jadi kursi. Makanya kita sampaikan ke Pak Dasco selaku pimpinan DPR agar nantinya UU Pemilu yang dirancang jangan lagi malah mengulang hilangnya suara pemilih tersebut karena sistem Pemilu yang tidak sesuai dengan corak keberagamaan bangsa Indonesia," ucapnya.
Heikal mengaku akan terus melakukan kunjungan kerja ke seluruh pemangku kepentingan di Indonesia agar apa yang diperjuangkan Partai Ummat bisa dipahami oleh semua kalangan dan dapat bersinergi untuk menjadikan Indonesia sebagai negeri Baldatun Tayyibatun Wa rabbun Ghafur sebagaimana yang dicita-citakan oleh para Founding Mothers dan Fathers Republik Indonesia.
Baca juga: Pimpinan DPR Sangkal Beri Arahan Tunda Pembahasan RUU Pemilu Achmad Al
"Partai Ummat selalu memimpikan negara kita menjadi negara kaya raya, adil, makmur dan sentosa atas ridho Allah SWT," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kata Heikal, pihaknya juga membahas Undang Undang (UU) Pemilu yang akan segera dibahas di parlemen. Partai Ummat berharap UU Pemilu mengakomodasi semua kepentingan parpol baik yang ada di Senayan maupun tidak sehingga suara rakyat sekecil apa pun tidak hilang.
"Pengalaman Pemilu 2024 yang lalu menjadi pelajaran bagi kita semua di mana sekitar 17 juta suara hilang tidak jadi kursi. Makanya kita sampaikan ke Pak Dasco selaku pimpinan DPR agar nantinya UU Pemilu yang dirancang jangan lagi malah mengulang hilangnya suara pemilih tersebut karena sistem Pemilu yang tidak sesuai dengan corak keberagamaan bangsa Indonesia," ucapnya.
Heikal mengaku akan terus melakukan kunjungan kerja ke seluruh pemangku kepentingan di Indonesia agar apa yang diperjuangkan Partai Ummat bisa dipahami oleh semua kalangan dan dapat bersinergi untuk menjadikan Indonesia sebagai negeri Baldatun Tayyibatun Wa rabbun Ghafur sebagaimana yang dicita-citakan oleh para Founding Mothers dan Fathers Republik Indonesia.
Lihat Juga :