6 Kandidat Calon Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026–2029 Resmi Ditetapkan
Selasa, 14 Juli 2026 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
"Steering Committee memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh tahapan Kongres berjalan secara tertib, transparan, dan berkeadilan. Penetapan enam kandidat ini merupakan hasil dari proses verifikasi yang telah dilaksanakan secara menyeluruh sesuai dengan mekanisme organisasi. Kami memastikan seluruh bakal calon memperoleh perlakuan yang sama dalam setiap tahapan," kata Ahmad, Selasa (14/7/2026).
Lihat video: Pernyataan Sikap Mahasiswa UGM, Tuntut Keamanan Sipil dan Kebebasan Berpendapat
Ahmad menambahkan setelah resmi ditetapkan sebagai kandidat, seluruh calon akan memasuki tahapan berikutnya, yakni penyampaian visi, misi, dan gagasan strategis di hadapan Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (LTSI)*. Forum tersebut menjadi ruang bagi para kandidat untuk memaparkan arah kepemimpinan, program prioritas, serta komitmen dalam membangun dan memajukan SEMMI sebagai organisasi kader yang adaptif terhadap tantangan zaman.
"Penyampaian visi dan misi di hadapan LTSI merupakan bagian dari rangkaian proses demokrasi organisasi. Melalui forum ini diharapkan seluruh kandidat dapat menyampaikan gagasan terbaiknya secara terbuka sehingga menjadi referensi bagi peserta Kongres dalam menentukan pilihan kepemimpinan PB SEMMI periode mendatang," ujarnya.
Ahmad juga mengajak seluruh kader SEMMI di seluruh Indonesia untuk menjadikan momentum Kongres IX sebagai ruang konsolidasi organisasi, bukan ruang perpecahan.
"Perbedaan pilihan adalah bagian dari dinamika demokrasi organisasi. Namun yang jauh lebih penting adalah menjaga persatuan, ukhuwah, dan marwah SEMMI. Siapapun yang nantinya terpilih merupakan hasil keputusan forum tertinggi organisasi yang harus dihormati dan dijaga bersama," tegas Ahmad.
Lihat video: Pernyataan Sikap Mahasiswa UGM, Tuntut Keamanan Sipil dan Kebebasan Berpendapat
Ahmad menambahkan setelah resmi ditetapkan sebagai kandidat, seluruh calon akan memasuki tahapan berikutnya, yakni penyampaian visi, misi, dan gagasan strategis di hadapan Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (LTSI)*. Forum tersebut menjadi ruang bagi para kandidat untuk memaparkan arah kepemimpinan, program prioritas, serta komitmen dalam membangun dan memajukan SEMMI sebagai organisasi kader yang adaptif terhadap tantangan zaman.
"Penyampaian visi dan misi di hadapan LTSI merupakan bagian dari rangkaian proses demokrasi organisasi. Melalui forum ini diharapkan seluruh kandidat dapat menyampaikan gagasan terbaiknya secara terbuka sehingga menjadi referensi bagi peserta Kongres dalam menentukan pilihan kepemimpinan PB SEMMI periode mendatang," ujarnya.
Ahmad juga mengajak seluruh kader SEMMI di seluruh Indonesia untuk menjadikan momentum Kongres IX sebagai ruang konsolidasi organisasi, bukan ruang perpecahan.
"Perbedaan pilihan adalah bagian dari dinamika demokrasi organisasi. Namun yang jauh lebih penting adalah menjaga persatuan, ukhuwah, dan marwah SEMMI. Siapapun yang nantinya terpilih merupakan hasil keputusan forum tertinggi organisasi yang harus dihormati dan dijaga bersama," tegas Ahmad.
Lihat Juga :