Mensos Tegaskan Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima Bansos
Senin, 13 Juli 2026 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
Terkait penerima bansos yang terindikasi bermain judol, Gus Ipul menjelaskan pemerintah masih memberikan bantuan kepada sebagian kecil penerima yang setelah diverifikasi terbukti benar-benar membutuhkan.
Lihat video: 1.711 Warga Penerima Dana Bansos Terafiliasi dengan Akun Judi Online
Gus Ipul menyebut dari sekitar 600.000 data yang sebelumnya terindikasi terkait aktivitas judi online, hanya puluhan ribu penerima yang tetap mendapatkan bansos setelah melalui proses verifikasi lapangan (ground check).
“Ya ada beberapa yang dipantau terus bersama PPATK. Yang kemarin itu kan ada hampir 600.000 itu, kemudian sekitar puluhan ribu aja yang kita tetap salurkan karena setelah diverifikasi benar-benar membutuhkan. Tapi dengan catatan tidak boleh mengulang lagi untuk main judol,” jelasnya.
Gus Ipul menegaskan penerima yang masih diberi kesempatan tersebut akan terus diawasi. Apabila kembali terlibat aktivitas judi online, bantuan sosial akan dihentikan secara permanen.
“Mungkin karena mereka nggak tahu, atau cuma main-main dan lain sebagainya yang mungkin nggak besar, 1.000, 2.000. Tetapi bukan itunya, tapi setelah kita lihat memang dia butuh bansos ya kita tetap salurkan setelah melakukan groundcheck. Tapi jika ini diulang lagi, kita tidak akan berikan lagi selamanya,” tegasnya.
Lihat video: 1.711 Warga Penerima Dana Bansos Terafiliasi dengan Akun Judi Online
Gus Ipul menyebut dari sekitar 600.000 data yang sebelumnya terindikasi terkait aktivitas judi online, hanya puluhan ribu penerima yang tetap mendapatkan bansos setelah melalui proses verifikasi lapangan (ground check).
“Ya ada beberapa yang dipantau terus bersama PPATK. Yang kemarin itu kan ada hampir 600.000 itu, kemudian sekitar puluhan ribu aja yang kita tetap salurkan karena setelah diverifikasi benar-benar membutuhkan. Tapi dengan catatan tidak boleh mengulang lagi untuk main judol,” jelasnya.
Gus Ipul menegaskan penerima yang masih diberi kesempatan tersebut akan terus diawasi. Apabila kembali terlibat aktivitas judi online, bantuan sosial akan dihentikan secara permanen.
“Mungkin karena mereka nggak tahu, atau cuma main-main dan lain sebagainya yang mungkin nggak besar, 1.000, 2.000. Tetapi bukan itunya, tapi setelah kita lihat memang dia butuh bansos ya kita tetap salurkan setelah melakukan groundcheck. Tapi jika ini diulang lagi, kita tidak akan berikan lagi selamanya,” tegasnya.
(cip)
Lihat Juga :