Mensos Tegaskan Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima Bansos

Senin, 13 Juli 2026 - 17:16 WIB
loading...
Mensos Tegaskan Pemain...
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan penyaluran bantuan sosial (bansos) terus diperketat di mana pemain judol dan ASN tak lagi jadi penerima. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan penyaluran bantuan sosial (bansos) terus diperketat dengan membersihkan data penerima yang dinilai tidak lagi memenuhi syarat. Sejumlah kelompok yang masuk dalam negative list, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, hingga pemain judi online (judol), dipastikan tidak lagi menerima bansos.

Gus Ipul juga memastikan proses pemutakhiran data dilakukan secara berkelanjutan agar penyaluran bantuan semakin tepat sasaran. “Itu data yang mungkin sudah tidak terima bansos lagi, artinya yang masuk negative list ya tidak kita salurkan lagi. Misalnya yang apa judol gitu ya, yang ASN, yang BUMN, yang pegawai-pegawai BUMN, ini kan kita konsolidasi terus itu. Yang negative list kita keluarkan semua,” kata Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Selain menghapus penerima yang tidak memenuhi kriteria, Gus Ipul mengatakan Kemensos juga menghentikan penyaluran bansos kepada masyarakat yang dinilai sudah meningkat kondisi ekonominya atau “naik kelas”, maupun kepada penerima yang terbukti salah sasaran.

Baca juga: Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang

“Ya ini terus kita lakukan, dan yang naik kelas juga nggak, yang salah sasaran juga nggak kita salurkan. Ini kalau datanya terus dari daerah masuk terus, tentu data kita akan makin akurat,” ujarnya.

Terkait penerima bansos yang terindikasi bermain judol, Gus Ipul menjelaskan pemerintah masih memberikan bantuan kepada sebagian kecil penerima yang setelah diverifikasi terbukti benar-benar membutuhkan.

Lihat video: 1.711 Warga Penerima Dana Bansos Terafiliasi dengan Akun Judi Online


Gus Ipul menyebut dari sekitar 600.000 data yang sebelumnya terindikasi terkait aktivitas judi online, hanya puluhan ribu penerima yang tetap mendapatkan bansos setelah melalui proses verifikasi lapangan (ground check).

“Ya ada beberapa yang dipantau terus bersama PPATK. Yang kemarin itu kan ada hampir 600.000 itu, kemudian sekitar puluhan ribu aja yang kita tetap salurkan karena setelah diverifikasi benar-benar membutuhkan. Tapi dengan catatan tidak boleh mengulang lagi untuk main judol,” jelasnya.

Gus Ipul menegaskan penerima yang masih diberi kesempatan tersebut akan terus diawasi. Apabila kembali terlibat aktivitas judi online, bantuan sosial akan dihentikan secara permanen.

“Mungkin karena mereka nggak tahu, atau cuma main-main dan lain sebagainya yang mungkin nggak besar, 1.000, 2.000. Tetapi bukan itunya, tapi setelah kita lihat memang dia butuh bansos ya kita tetap salurkan setelah melakukan groundcheck. Tapi jika ini diulang lagi, kita tidak akan berikan lagi selamanya,” tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
Deteksi Dini Kanker...
Deteksi Dini Kanker Serviks, DWP BNPP RI Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Lisa Mariana Buka Suara...
Lisa Mariana Buka Suara usai Dituding Tipu Klien Endorsement, Singgung Judi Online
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Rekomendasi
The Missing Miracle...
The Missing Miracle Doctor, Microdrama Aksi Penuh Misteri, Cuma di V+Short
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
Rencanakan Liburan Impian...
Rencanakan Liburan Impian Lebih Hemat: Diskon hingga Rp250.000
Berita Terkini
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
Bertemu Panglima TNI,...
Bertemu Panglima TNI, Kapolri Ungkap Ada yang Ingin Pecah Belah Sinergitas TNI-Polri
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved