Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
Selasa, 07 Juli 2026 - 17:45 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto mendukung pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, India. Foto/SIndoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendukung pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, India. Prabowo juga mendukung pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan pernyataan bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi seusai pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Kepala Negara menyatakan, pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar yang berada di Teluk Benggala tersebut akan memperkuat konektivitas Indonesia dan India. Hal ini mengingat kepulauan tersebut berdekatan dengan Provinsi Aceh.
Baca juga: Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
"Hubungan antara masyarakat kedua negara juga akan semakin erat dengan meningkatnya konektivitas. Untuk itu, saya menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar di India," katanya.
Untuk itu, Prabowo juga mendukung pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh. Prabowo menekankan, pelabuhan tersebut akan menjadi penghubung antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar.
Lihat video: PM India Narendra Modi Tersentuh dengan Sambutan dari Presiden Prabowo!
"Juga pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh sebagai penghubung strategis antara pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India,” ujarnya.
Prabowo mengatakan, Indonesia dan India memandang kerja sama ekonomi sebagai salah satu pilar utama hubungan bilateral. Untuk itu, Prabowo dan PM Modi berkomitmen untuk meningkatkan perdagangan bilateral secara signifikan melalui percepatan pembahasan Indonesia-India Preferential Trade Agreement dan peninjauan upgrading ASEAN-India Trade in Goods Agreement, AITIGA.
"Guna memperkuat kerja sama sektor keuangan, kami menyambut baik kemajuan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR, cross-border QR payment linkage antara Indonesia dan India. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan," ungkapnya.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan pernyataan bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi seusai pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Kepala Negara menyatakan, pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar yang berada di Teluk Benggala tersebut akan memperkuat konektivitas Indonesia dan India. Hal ini mengingat kepulauan tersebut berdekatan dengan Provinsi Aceh.
Baca juga: Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
"Hubungan antara masyarakat kedua negara juga akan semakin erat dengan meningkatnya konektivitas. Untuk itu, saya menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar di India," katanya.
Untuk itu, Prabowo juga mendukung pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh. Prabowo menekankan, pelabuhan tersebut akan menjadi penghubung antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar.
Lihat video: PM India Narendra Modi Tersentuh dengan Sambutan dari Presiden Prabowo!
"Juga pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh sebagai penghubung strategis antara pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India,” ujarnya.
Prabowo mengatakan, Indonesia dan India memandang kerja sama ekonomi sebagai salah satu pilar utama hubungan bilateral. Untuk itu, Prabowo dan PM Modi berkomitmen untuk meningkatkan perdagangan bilateral secara signifikan melalui percepatan pembahasan Indonesia-India Preferential Trade Agreement dan peninjauan upgrading ASEAN-India Trade in Goods Agreement, AITIGA.
"Guna memperkuat kerja sama sektor keuangan, kami menyambut baik kemajuan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR, cross-border QR payment linkage antara Indonesia dan India. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan," ungkapnya.
(cip)
Lihat Juga :