Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Senin, 22 Juni 2026 - 21:12 WIB
loading...
Bernostalgia dengan fotografi analog dan film, Lomography kini hadir di Indonesia melalui peluncuran yang digelar di Liberta Cafe and Restaurant, Jakarta. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Bernostalgia dengan fotografi analog dan film, Lomography kini hadir di Indonesia setelah PT Duta Sukses Indonesia hadir dalam distributor resmi. Peluncuran yang dilakukan di Liberta Cafe and Restaurant, Jakarta menjadi momen penting bagi para pegiat fotografi, komunitas kreatif, dan media.
Kehadiran Lomography di Indonesia semakin melengkapi ekosistem fotografi yang dinamis sejalan dengan tren kebangkitan fotografi film yang digandrungi oleh generasi muda hingga profesional.
"Kami sangat antusias membawa Lomography ke Indonesia. Brand ini bukan sekadar kamera, tetapi sebuah trend culture gerakan kreatif yang mendorong setiap orang untuk mengeksplorasi sisi artistik yang hanya bisa didapat melalui fotografi analog,” ujar CEO PT Duta Sukses Indonesia Denny Tjiusnoyo, belum lama ini.
Lomography dikenal di seluruh dunia sebagai pionir dalam culture/budaya fotografi yang membawa kebebasan berekspresi dalam mengambil foto tanpa perlu terpaku pada kaidah-kaidah baku fotografi pada umumnya. Dengan slogan lomography, don’t think just shoot.
Budaya Lomography tercermin dengan kehadiran kamera-kamera analoq dan instant camera ikonik seperti MC-A, Diana, Fisheye, La Sardina, Instant Automat serta film-film LomoChrome unik yang mampu menghasilkan efek warna khas dan tidak terduga.
Kehadiran produk-produk ini di Indonesia diharapkan dapat menginspirasi lahirnya karya-karya fotografi yang segar dan inovatif.
Para pengunjung yang hadir dalam acara launching dapat merasakan langsung sensasi mengambil gambar dengan berbagai kamera Lomography serta melihat langsung koleksi film-film berwarna seperti LomoChrome Purple dan LomoChrome Metropolis yang terkenal dengan karakter warna uniknya.
Selain itu juga ditampilkan teknik mendevelop film menggunakan Lomo Daylight Developing Tank yang sangat menarik. Acara ini menjadi wadah bagi komunitas fotografi analog untuk bertemu dan berbagi inspirasi.
Ke depannya, perusahaan akan menginisiasi berbagai kegiatan seperti Lomowalk, workshop, dan pameran fotografi untuk memperkuat ekosistem kreatif di Tanah Air.
"Dengan dukungan penuh dari Lomography global dan antusiasme komunitas lokal, kami optimis brand ini akan diterima dengan baik dan menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin bereksperimen dan bersenang-senang melalui fotografi," kata Denny.
Kehadiran Lomography di Indonesia semakin melengkapi ekosistem fotografi yang dinamis sejalan dengan tren kebangkitan fotografi film yang digandrungi oleh generasi muda hingga profesional.
"Kami sangat antusias membawa Lomography ke Indonesia. Brand ini bukan sekadar kamera, tetapi sebuah trend culture gerakan kreatif yang mendorong setiap orang untuk mengeksplorasi sisi artistik yang hanya bisa didapat melalui fotografi analog,” ujar CEO PT Duta Sukses Indonesia Denny Tjiusnoyo, belum lama ini.
Lomography dikenal di seluruh dunia sebagai pionir dalam culture/budaya fotografi yang membawa kebebasan berekspresi dalam mengambil foto tanpa perlu terpaku pada kaidah-kaidah baku fotografi pada umumnya. Dengan slogan lomography, don’t think just shoot.
Budaya Lomography tercermin dengan kehadiran kamera-kamera analoq dan instant camera ikonik seperti MC-A, Diana, Fisheye, La Sardina, Instant Automat serta film-film LomoChrome unik yang mampu menghasilkan efek warna khas dan tidak terduga.
Kehadiran produk-produk ini di Indonesia diharapkan dapat menginspirasi lahirnya karya-karya fotografi yang segar dan inovatif.
Para pengunjung yang hadir dalam acara launching dapat merasakan langsung sensasi mengambil gambar dengan berbagai kamera Lomography serta melihat langsung koleksi film-film berwarna seperti LomoChrome Purple dan LomoChrome Metropolis yang terkenal dengan karakter warna uniknya.
Selain itu juga ditampilkan teknik mendevelop film menggunakan Lomo Daylight Developing Tank yang sangat menarik. Acara ini menjadi wadah bagi komunitas fotografi analog untuk bertemu dan berbagi inspirasi.
Ke depannya, perusahaan akan menginisiasi berbagai kegiatan seperti Lomowalk, workshop, dan pameran fotografi untuk memperkuat ekosistem kreatif di Tanah Air.
"Dengan dukungan penuh dari Lomography global dan antusiasme komunitas lokal, kami optimis brand ini akan diterima dengan baik dan menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin bereksperimen dan bersenang-senang melalui fotografi," kata Denny.
(jon)
Lihat Juga :