Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
"Ketika Mas Wapres mau menerima mahasiswa, ini merupakan sebuah langkah berani dan mungkin belum pernah terjadi di negara ini. Mahasiswa berada di tengah hiruk-pikuk demonstrasi, kemudian Mas Wapres mampu menerima orang-orang yang memiliki semangat tersebut untuk berbicara, diajak berdialog, dan diserap aspirasinya. Saya pikir ini preseden yang bagus dan bisa menjadi sesuatu yang baik ke depan," ujarnya.
Lihat video: GIBRAN AJAK MAHASISWA! Kunker Lihat Langsung Program Makan Bergizi Gratis
Wakil Dekan III FISIP Untan yang membidangi Kemahasiswaan dan Alumni menambahkan, pelibatan mahasiswa juga membuat aspirasi kelompok muda dapat tersampaikan langsung kepada pengambil kebijakan. Dengan demikian, berbagai kritik maupun masukan tidak berhenti pada aksi demonstrasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.
"Ketika mahasiswa diberikan saluran dan peran, ini menjadi sebuah langkah maju. Artinya, aspirasi mahasiswa sudah langsung sampai kepada pengambil kebijakan. Kita berharap apa yang menjadi aspirasi mahasiswa dapat diwujudkan oleh Mas Wapres dalam bentuk program atau aksi nyata ke depan," tutur Erdi.
Senada, pakar kebijakan publik sekaligus dosen FISIP Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Kristian Widya Wicaksono, menilai pelibatan mahasiswa dalam kunjungan kerja dapat membantu mengurangi kesenjangan informasi yang selama ini berkembang di masyarakat, khususnya terkait berbagai kebijakan pembangunan pemerintah.
Lihat video: GIBRAN AJAK MAHASISWA! Kunker Lihat Langsung Program Makan Bergizi Gratis
Wakil Dekan III FISIP Untan yang membidangi Kemahasiswaan dan Alumni menambahkan, pelibatan mahasiswa juga membuat aspirasi kelompok muda dapat tersampaikan langsung kepada pengambil kebijakan. Dengan demikian, berbagai kritik maupun masukan tidak berhenti pada aksi demonstrasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.
"Ketika mahasiswa diberikan saluran dan peran, ini menjadi sebuah langkah maju. Artinya, aspirasi mahasiswa sudah langsung sampai kepada pengambil kebijakan. Kita berharap apa yang menjadi aspirasi mahasiswa dapat diwujudkan oleh Mas Wapres dalam bentuk program atau aksi nyata ke depan," tutur Erdi.
Senada, pakar kebijakan publik sekaligus dosen FISIP Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Kristian Widya Wicaksono, menilai pelibatan mahasiswa dalam kunjungan kerja dapat membantu mengurangi kesenjangan informasi yang selama ini berkembang di masyarakat, khususnya terkait berbagai kebijakan pembangunan pemerintah.
Lihat Juga :