Tito Karnavian Usulkan Masker dan APD Jadi Alat Peraga Pilkada Wajib
Senin, 21 September 2020 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
“Temen-temen kontestan dan tim suksesnya ini sebetulnya bisa menjadi agen menyebarkan alat-alat peraga itu secara masif door to door dan kepentingannya untuk mendorong elektabilitas yang diusung,” paparnya.
Di sisi lain, lanjut Tito, negara dan pemerintah diuntungkan karena terjadi sosialisasi dan pembagian APD. Untuk itu, hal ini perlu diatur dalam PKPU, sehingga mempersempit potensi terjadinya kerumunan. Begitu juga dengan debat, temanya harus soal pandemi COVID-19 dan dampak sosial-ekonominya.
“Dan masyarakat akan melihat daerah-daerah yang naik (kasus COVID-19), otomatis kontestan petahana mungkin akan mendapatkan kerugian, karena akan mendapat image buruk,” jelas Tito.
Sementara, tambah dia, untuk calon penantang petahana justru bisa membuat gagasan kalau menjadi kepala daerah akan seperti apa penanganan dan dampak sosial-ekonominya. Karena, ini menjadi tantangan bagi semua pihak, bukan hanya kepala daerah tapi pemerintah pusat dan juga dunia. (Baca juga: DPR-Pemerintah Kompak Tetap Lanjutkan Pilkada 2020)
“Jadi, semua bawa ke konsep. Pemikiran seperti itu dan langkah-langkahnya bisa mewarnai,” tutupnya.
Di sisi lain, lanjut Tito, negara dan pemerintah diuntungkan karena terjadi sosialisasi dan pembagian APD. Untuk itu, hal ini perlu diatur dalam PKPU, sehingga mempersempit potensi terjadinya kerumunan. Begitu juga dengan debat, temanya harus soal pandemi COVID-19 dan dampak sosial-ekonominya.
“Dan masyarakat akan melihat daerah-daerah yang naik (kasus COVID-19), otomatis kontestan petahana mungkin akan mendapatkan kerugian, karena akan mendapat image buruk,” jelas Tito.
Sementara, tambah dia, untuk calon penantang petahana justru bisa membuat gagasan kalau menjadi kepala daerah akan seperti apa penanganan dan dampak sosial-ekonominya. Karena, ini menjadi tantangan bagi semua pihak, bukan hanya kepala daerah tapi pemerintah pusat dan juga dunia. (Baca juga: DPR-Pemerintah Kompak Tetap Lanjutkan Pilkada 2020)
“Jadi, semua bawa ke konsep. Pemikiran seperti itu dan langkah-langkahnya bisa mewarnai,” tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :