Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:56 WIB
loading...
A A A
Banyuasin juga memiliki batubara, meskipun sebarannya didominasi jenis lignit dengan kadar kalori relatif rendah, yaitu di bawah 3.000 kcal/kg GAR. Bagi sebagian pihak, ini bisa dianggap sebagai keterbatasan.

Tetapi dalam perspektif bisnis, sumber daya seperti ini tetap dapat memiliki nilai sepanjang dikelola dengan teknologi yang tepat, orientasi pasar yang sesuai, dan kepatuhan lingkungan yang kuat. Tantangan utama bukan hanya menemukan sumber daya, tetapi bagaimana sumber daya itu ditempatkan dalam rantai ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Peluang lain yang sangat penting adalah hilirisasi komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit dan kelapa. Banyuasin memiliki keunggulan kompetitif dalam pengembangan industri berbasis CPO, terutama untuk mendukung kebutuhan minyak goreng domestik dan berbagai produk turunannya.

Data peluang investasi BKPM untuk Banyuasin juga mencatat potensi produksi kelapa sebesar 46.924 ton dan menempatkan daerah ini sebagai wilayah dengan produktivitas kelapa terbesar di Sumatera Selatan. Artinya, Banyuasin tidak hanya memiliki basis bahan baku, tetapi juga peluang untuk memperkuat industri pengolahan yang memberi nilai tambah lebih besar bagi ekonomi daerah.

Arah hilirisasi berbasis komoditas tersebut semakin relevan dengan keberadaan pabrik bahan baku bahan bakar pesawat atau bioavtur di Banyuasin. Pabrik pertama di Indonesia ini mengolah kelapa menjadi bahan baku bioavtur dengan label industri berbasis energi ramah lingkungan.

Kehadiran proyek tersebut mengangkat posisi Banyuasin untuk masuk ke rantai nilai energi terbarukan dan industri hijau, bukan lagi sekadar menjadi daerah penghasil komoditas primer. Dengan demikian, hilirisasi di Banyuasin tidak hanya berbicara tentang pengolahan pangan dan minyak nabati, tetapi juga mulai bergerak ke sektor energi masa depan yang memiliki nilai strategis lebih tinggi.

Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa Banyuasin tidak hanya memiliki peluang pada investasi besar seperti pelabuhan dan kawasan industri, tetapi juga pada sektor pengolahan pangan, minyak nabati, produk turunan kelapa, sawit, dan industri kecil-menengah berbasis komoditas lokal. Bagi investor, ini penting karena struktur peluang investasi menjadi lebih beragam.

Ada peluang skala besar pada logistik dan kawasan. Ada pula peluang skala menengah pada pengolahan hasil perkebunan, produk konsumsi, kemasan, distribusi, dan rantai pasok lokal.

Pengembangan Tanjung Carat juga membuka peluang besar pada sektor logistik dan pergudangan. Jika pelabuhan, jalan akses, kawasan industri, dan konektivitas energi bergerak serempak, Banyuasin dapat menjadi simpul arus barang baru di Sumatera Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Berita Terkini
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved