Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus Ngaku Tak Punya Pengetahuan Operasi Khusus

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:40 WIB
loading...
Terdakwa Penyiraman...
Terdakwa kasus penyiraman cairan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus menunjukkan luka akibat terkena cipratan air keras saat sidang di Pengadilan Militer, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Foto: Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Terdakwa I Sersan Dua Edi Sudarko yang melakukan penyiraman cairan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus mengaku tidak punya pengetahuan tentang operasi intelijen. Apalagi dilatih mengenai operasi tersebut.

"Jadi sama sekali tidak punya pengetahuan operasi intelijen untuk melaksanakan kegiatan ini? Tidak ada pengetahuan khusus, bagaimana nanti kita merancang ini, bagaimana kita kabur?" ujar penasihat para terdakwa di Pengadilan Militer, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

"Siap, tidak ada. Siap, tidak ada," ujar Terdakwa I.

Baca juga: Alasan Kapten Nandala Anggota Bais TNI Ikut Terlibat Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Terdakwa I mengaku tidak punya pengetahuan atas operasi intelijen atau operasi khusus selama berada di Bais TNI. Maka itu, perbuatan penyiraman terhadap Andrie Yunus dilakukannya tanpa ada rencana apa pun sebelumnya alias spontanitas belaka.

Saat melakukan penyiraman, dia tidak menggunakan pelindung apa pun yang bisa melindungi dirinya dari cipratan cairan yang disiramkan ke Andrie Yunus. Termasuk pelindung untuk menutupi wajah agar tidak terdeteksi kamera CCTV, dia pun tak memikirkannya.

"Waktu mau melaksanakan kegiatan penyiraman itu apakah ada perencanaan yang betul-betul matang. Contoh saat melaksanakan Terdakwa I tidak menggunakan cover yang betul-betul bisa melindungi Terdakwa I baik dari pelacakan wajah, keamanan Terdakwa I maupun lainnya tidak dibuat sedemikian rupa. Kenapa tidak dibuat begitu?" tanya penasihat.

"Siap, karena spontan saja," jawab Terdakwa I.

"Tidak pernah berpikir bagaimana nanti ke depan kita ini kalau dilihat, tidak berpikir panjang?" tanya penasihat.

"Siap, tidak," ucap Edi.

Selama berada di Bais TNI, dia juga tidak pernah menjalani pelatihan khusus kaitannya tugas operasi intelijen. Sebab, dia hanya berada di Denma Bais TNI.

Saat melakukan penyiraman, Serda Edi juga tidak merencanakan sasaran bagian tubuh mana yang bakal disiram saat bertemu Andrie. Dia hanya menyiramnya sejajar dengan arah kendaraan ketika dia melewati Andrie yang kebetulan ada pada bagian badannya.

"Saat menyiram kok bisa kena terdakwa juga? Saat itu tiba-tiba merasa panas atau jeda baru merasakan panas dan gatal?" tanya penasihat.

"Karena lawan kencang dan angin kencang sehingga memantul pada saat itu. Siap, merasakan pada saat itu juga, kena mata, buram," kata Edi.

Sama halnya Terdakwa I, Terdakwa II Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi juga mengaku tidak pernah mendapatkan pelatihan operasi intelijen atau operasi khusus sebagaimana Terdakwa I. "Siap, tidak," kata Budhi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Hakim Perintahkan Barang...
Hakim Perintahkan Barang Bukti Tumbler hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Polda Metro Jaya Tak...
Polda Metro Jaya Tak Bawa Seluruh Bukti di Sidang Praperadilan, TAUD: Hambat Penegakan Hukum
Rekomendasi
Keisya Levronka Tulis...
Keisya Levronka Tulis Lagu Aku Sepatah Hati Itu untuk Adiknya yang Jatuh di Untar
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved