Latsar CPNS Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara dan Bentuk ASN Profesional

Kamis, 07 Mei 2026 - 17:43 WIB
loading...
Latsar CPNS Kemendagri...
Latsar CPNS Kemendagri untuk membentuk ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas digelar di BPSDM Kemendagri, Kalibata, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri (BPSDM Kemendagri) menegaskan semangat bela negara sebagai fondasi utama dalam membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga tercipta ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas di era abad ke-21.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Upacara Api Semangat Bela Negara (ASBN) yang menjadi salah satu kegiatan inti dalam rangkaian Agenda Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Kemendagri Tahun 2026 di BPSDM Kemendagri Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Baca juga: Kepala Pos Komando Wilayah PRR Aceh Sebut 71 Lokasi Huntap Siap Dibangun

Upacara penyalaan Api Semangat Bela Negara berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen para CPNS dalam menjaga persatuan, keutuhan bangsa, serta memperkuat jiwa pengabdian kepada negara.



Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono dalam amanatnya yang dibacakan oleh Sekretaris BPSDM Afrijal Dahrin mengatakan bahwa semangat bela negara harus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas ASN di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Tuntutan zaman di abad ke-21 menghendaki ASN yang tidak hanya cakap secara teknis-administratif, tetapi juga mampu berpikir kritis, berani berinovasi, melek digital, adaptif terhadap perubahan, serta mampu berkolaborasi lintas batas sektor dan instansi,” katanya.

Baca juga: Mutasi TNI, Letjen Robi Herbawan Jabat Kabais

Ia menegaskan bahwa menjadi ASN Kemendagri bukan sekadar menjalankan pekerjaan administratif, tetapi juga mengemban tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Menjadi ASN Kementerian Dalam Negeri berarti saudara telah dipilih negara untuk memikul tanggung jawab mulia. Ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa untuk melayani pengabdian tanpa batas kepada 280 juta rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Latsar CPNS Kemendagri Tahun 2026 diikuti sebanyak 398 peserta yang terbagi dalam dua gelombang dengan pola blended learning. Proses pembelajaran dimulai sejak 19 Januari 2026 melalui tahap self learning dan saat ini Gelombang I memasuki tahapan akhir berupa pembelajaran klasikal.

BPSDM Kemendagri juga mengingatkan bahwa ASN harus siap menghadapi berbagai ancaman multidimensional, mulai dari perang siber, disrupsi teknologi, hingga arus informasi manipulatif yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

Sekretaris BPSDM, Afrijal Dahrin menekankan sejumlah pedoman penting bagi CPNS dalam menjalankan tugas ke depan. CPNS diminta meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral, menjaga kehormatan diri, mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan, serta menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah belah bangsa.

“Memberikan dharma bakti terbaik dalam setiap pekerjaan sebagai bentuk ibadah yang tulus, serta menjaga soliditas dan kekompakan antarsesama aparatur guna mendukung kemajuan Kemendagri,” paparnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan BPSDM Kemendagri, antara lain Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan Budi Santosa, Kepala Bagian Umum Nugroho, Kepala Subbagian Tata Usaha dan Umum Rizki Aziz, serta para widyaiswara pengampu materi.

Melalui momentum penyalaan Api Semangat Bela Negara, BPSDM Kemendagri berkomitmen mencetak ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan integritas tinggi dalam melayani masyarakat demi menjaga keutuhan bangsa dan negara.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Rekomendasi
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Azzedine Ounahi, Dari...
Azzedine Ounahi, Dari Jalanan Casablanca Sampai Diingat Dunia
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
Berita Terkini
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Geledah Rumah di Sentul...
Geledah Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi, Polisi Sita Emas dan Uang Hampir Setengah Triliun
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved