Latsar CPNS Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara dan Bentuk ASN Profesional
Kamis, 07 Mei 2026 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
“Tuntutan zaman di abad ke-21 menghendaki ASN yang tidak hanya cakap secara teknis-administratif, tetapi juga mampu berpikir kritis, berani berinovasi, melek digital, adaptif terhadap perubahan, serta mampu berkolaborasi lintas batas sektor dan instansi,” katanya.
Baca juga: Mutasi TNI, Letjen Robi Herbawan Jabat Kabais
Ia menegaskan bahwa menjadi ASN Kemendagri bukan sekadar menjalankan pekerjaan administratif, tetapi juga mengemban tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Menjadi ASN Kementerian Dalam Negeri berarti saudara telah dipilih negara untuk memikul tanggung jawab mulia. Ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa untuk melayani pengabdian tanpa batas kepada 280 juta rakyat Indonesia,” lanjutnya.
Latsar CPNS Kemendagri Tahun 2026 diikuti sebanyak 398 peserta yang terbagi dalam dua gelombang dengan pola blended learning. Proses pembelajaran dimulai sejak 19 Januari 2026 melalui tahap self learning dan saat ini Gelombang I memasuki tahapan akhir berupa pembelajaran klasikal.
BPSDM Kemendagri juga mengingatkan bahwa ASN harus siap menghadapi berbagai ancaman multidimensional, mulai dari perang siber, disrupsi teknologi, hingga arus informasi manipulatif yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
Baca juga: Mutasi TNI, Letjen Robi Herbawan Jabat Kabais
Ia menegaskan bahwa menjadi ASN Kemendagri bukan sekadar menjalankan pekerjaan administratif, tetapi juga mengemban tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Menjadi ASN Kementerian Dalam Negeri berarti saudara telah dipilih negara untuk memikul tanggung jawab mulia. Ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa untuk melayani pengabdian tanpa batas kepada 280 juta rakyat Indonesia,” lanjutnya.
Latsar CPNS Kemendagri Tahun 2026 diikuti sebanyak 398 peserta yang terbagi dalam dua gelombang dengan pola blended learning. Proses pembelajaran dimulai sejak 19 Januari 2026 melalui tahap self learning dan saat ini Gelombang I memasuki tahapan akhir berupa pembelajaran klasikal.
BPSDM Kemendagri juga mengingatkan bahwa ASN harus siap menghadapi berbagai ancaman multidimensional, mulai dari perang siber, disrupsi teknologi, hingga arus informasi manipulatif yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
Lihat Juga :