Mendobrak Batas: 36 Profesi Buktikan Tunanetra Mampu Taklukkan Sektor Formal

Rabu, 06 Mei 2026 - 18:29 WIB
loading...
A A A
Aria menjelaskan, rendahnya penyerapan tenaga kerja tunanetra sering kali berakar pada hambatan struktural, terutama ketidakpahaman penyedia lapangan kerja mengenai kemampuan, bidang pekerjaan dan metode bekerja karyawan tunanetra di lingkungan profesional.

Untuk memitigasi hal ini, perusahaan perlu memahami perbedaan mendasar antara aksesibilitas dan akomodasi.

Aksesibilitas merujuk pada penyediaan kemudahan yang bersifat fisik dan digital, yakni pada aspek fisik seperti pemasangan jalur pemandu (guiding block) dan label huruf Braille, maupun aspek digital melalui pengembangan situs web dan aplikasi yang dapat diakses dengan menggunakan aplikasi pembaca layar.

Dalam ranah digital,hal ini dioptimalkan dengan teknologi asistif seperti perangkat lunak Non Visual Desktop Access (NVDA), yang tentunya memungkinkan tunanetra dapat mengakses dokumen, mengelola basis data, hingga melakukan pemrograman secara mandiri dengan bantuan suara.

Karena itu, Yayasan Mitra Netra meluncurkan direktori pekerjaan tunanetra sebagai referensi strategis bagi masyarakat, pemangku kebijakan, dan penyedia lapangan kerja dalam membangun ekosistem kerja yang inklusif.

"Kami awalnya mendata tunanetra yang sudah bekerja, setelah terdata, lalu kami klaster pekerjaannya menjadi tujuh bidang, seperti teknologi, komunikasi, administrasi, pendidikan, keuangan, pengembangan kebijakan dan satu klaster yang saya alokasikan untuk lain-lain," kata Aria.

"Karena saya daftarnya di biro hukum yang lain nilainya tinggi-tinggi. Jadi saya berusaha bisa punya nilai yang paling tidak mirip-mirip seperti teman-teman di formasi hukum, supaya mereka tidak menganggap disabilitas bisa masuk karena keberuntungan saja," tutur Andira.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Peradi Profesional Siap...
Peradi Profesional Siap Lantik Pengurus Periode 2026-2031 Besok
Shelter Indonesia Perkenalkan...
Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi
Mengurai Dampak Sosial...
Mengurai Dampak Sosial dan Lingkungan PSN Batang
Kemnaker Dorong Pengantar...
Kemnaker Dorong Pengantar Kerja Perkuat Inovasi dan Adaptif
Peran Strategis Ekosistem...
Peran Strategis Ekosistem Aplikasi Meningkatkan Daya Saing UMKM Digital
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Rekomendasi
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Berita Terkini
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved