Mendobrak Batas: 36 Profesi Buktikan Tunanetra Mampu Taklukkan Sektor Formal
Rabu, 06 Mei 2026 - 18:29 WIB
loading...
A
A
A
Adapula kisah inspiratif dari Sigit Yulyadi. Sigit kini bekerja di bidang retail, ia membuktikan bahwa tunanetra mampu bekerja sebagai digital customer service dengan memanfaatkan bantuan pembaca layar, yang memungkinkannya menangani keluhan pelanggan sesuai standar perusahaan.
"Jadi screen reader ini menjadi tools utama teman-teman tunanetra, termasuk saya sendiri untuk menunjang pekerjaan, khususnya saya pribadi di bidang customer service," katanya.
Sementara itu dari sisi industri, Chief Executive Officer (CEO) Imamatek, Agung Sachli mempelopori integrasi talenta tunanetra sebagai software tester sejak 2023. Kolaborasi ini membuktikan bahwa quality controller tunanetra memiliki ketajaman mumpuni dalam mengevaluasi alur logika aplikasi yang sering terlewatkan.
Hal senada juga disampaikan oleh RS Jakarta Eye Center melalui inisiatif human capital yang menempatkan staf tunanetra di contact center. Inisiatif ini membuktikan bahwa dengan teknologi dan pendampingan yang tepat, dapat diatasi sekaligus menghadirkan empati yang lebih mendalam dalam layanan pasien.
Mitra Netra berharap direktori pekerjaan tunanetra mampu mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan budaya kerja yang inklusif disabilitas, sekaligus memastikan setiap individu, termasuk tunanetra, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, dalam rangka memperingati 35 tahun dedikasinya, Mitra Netra menghadirkan direktori ini sebagai panduan praktis yang merangkum 36 profesi yang telah ditekuni secara sukses oleh individu tunanetra di Indonesia hingga tahun 2025.
Seluruh lapisan masyarakat serta pemangku kepentingan dapat mengakses dokumen lengkap tersebut guna menjadi referensi bersama melalui https://bit.ly/Direktori_Pekerjaan_Tunanetra_Indonesia atau dapat diakses melalui website Mitra Netra.
"Jadi screen reader ini menjadi tools utama teman-teman tunanetra, termasuk saya sendiri untuk menunjang pekerjaan, khususnya saya pribadi di bidang customer service," katanya.
Sementara itu dari sisi industri, Chief Executive Officer (CEO) Imamatek, Agung Sachli mempelopori integrasi talenta tunanetra sebagai software tester sejak 2023. Kolaborasi ini membuktikan bahwa quality controller tunanetra memiliki ketajaman mumpuni dalam mengevaluasi alur logika aplikasi yang sering terlewatkan.
Hal senada juga disampaikan oleh RS Jakarta Eye Center melalui inisiatif human capital yang menempatkan staf tunanetra di contact center. Inisiatif ini membuktikan bahwa dengan teknologi dan pendampingan yang tepat, dapat diatasi sekaligus menghadirkan empati yang lebih mendalam dalam layanan pasien.
Mitra Netra berharap direktori pekerjaan tunanetra mampu mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan budaya kerja yang inklusif disabilitas, sekaligus memastikan setiap individu, termasuk tunanetra, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, dalam rangka memperingati 35 tahun dedikasinya, Mitra Netra menghadirkan direktori ini sebagai panduan praktis yang merangkum 36 profesi yang telah ditekuni secara sukses oleh individu tunanetra di Indonesia hingga tahun 2025.
Seluruh lapisan masyarakat serta pemangku kepentingan dapat mengakses dokumen lengkap tersebut guna menjadi referensi bersama melalui https://bit.ly/Direktori_Pekerjaan_Tunanetra_Indonesia atau dapat diakses melalui website Mitra Netra.
(unt)
Lihat Juga :