Arah Politik Keamanan dan Ekonomi Terbaru Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 - 09:51 WIB
loading...
A A A
Dunia pascakonflik kawasan Timur Tengah dan ketegangan di jalur perdagangan global menuntut Indonesia mampu menjaga stabilitas domestik secara ekstra.

Dengan mengumpulkan para aktor kunci keamanan dalam satu forum informal di Hambalang, atau kediaman pribadi presiden, sarat simbol kontrol personal.

Prabowo ingin memastikan satu hal, yakni garis komando tetap solid dan respons negara terhadap potensi krisis berjalan terpadu.

Dalam konteks ini, Hambalang bukan sekadar lokasi, melainkan simbol sentralisasi kendali. Ini mengingatkan pada gaya kepemimpinan yang menekankan kedekatan personal dan loyalitas dalam pengambilan keputusan strategis.

Ekonomi Instrumen Kedaulatan

Kedua, pembahasan hilirisasi tidak bisa dilepaskan dari perspektif keamanan nasional. Prabowo tampaknya melihat proyek hilirisasi bukan sekadar agenda ekonomi, melainkan instrumen geopolitik. Inilah cara Indonesia mengamankan posisi dalam rantai pasok global.

Kehadiran Dirut Pindad dalam forum ini mengisyaratkan keterkaitan antara industrialisasi dan penguatan industri pertahanan.

Artinya, hilirisasi tidak hanya berbicara soal nikel atau sumber daya alam, tetapi juga tentang kemandirian strategis, termasuk dalam produksi alutsista.

Dengan kata lain, agenda ekonomi dan pertahanan mulai dilebur dalam satu kerangka besar, yaitu: kedaulatan nasional berbasis produksi domestik.

Pendidikan Bingkai Ketahanan Nasional

Menariknya, isu pendidikan juga masuk dalam agenda. Namun, dalam forum dengan dominasi aktor keamanan, pendidikan kemungkinan besar tidak dibahas dalam perspektif normatif semata.

Kehadiran Mendikti Saintek Brian Yuliarto menunjukkan pemerintah mulai menempatkan pendidikan tinggi sebagai bagian dari ekosistem strategis negara. Terutama dalam pengembangan teknologi, riset, dan sumber daya manusia untuk mendukung industri dan pertahanan.

Dengan demikian, pendidikan diposisikan bukan hanya sebagai layanan publik, tetapi sebagai fondasi kekuatan negara di masa depan.

Lingkaran Dalam dan Kepercayaan

Aspek lain yang tidak kalah penting, siapa saja yang diundang? Selain aktor formal, terlihat pula figur seperti Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang selama ini dikenal berada dalam lingkaran dalam kekuasaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Momen Prabowo Sambut...
Momen Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Istana Merdeka
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Rekomendasi
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Messi Gagal Penalti,...
Messi Gagal Penalti, Argentina Kena Mental dan Tertinggal 0-1 dari Mesir
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved